PLTU Tenayan Raya Tidak Untuk PON Riau

Pekanbaru (ANTARAriau News) - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2 X 100 Megawatt di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, yang tengah dibangun saat ini dikabarkan tidak untuk memenuhi kebutuhan listrik pada Pekan Olah Raga Nasional (PON) ke XVIII di Riau 2012.

         "Pengerjaannya kemungkinan baru akan selesai dan beroperasi pada tahun 2014 mendatang, sementara PON ke XVIII di Riau akan segera berlangsung pada 2012. Jadi PLTU 2x100 MW ini memang dipersiapkan bukan untuk PON," kata Asisten Analisa PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) Julika di Pekanbaru, Kamis.

         Julika mengatakan, saat ini PLTU 2x100 Megawatt (MW) Tenayan Raya masih memasuki tahap konstruksi, kemudian masih banyak lagi tahapan yang akan dilalui sebelum akhirnya dioperasikan.

         Walau PLTU Tenayan Raya tidak siap operasi pada PON XVIII 2012 mendatang di Riau, kata dia, PLN WRKR dipastikan siap untuk menyambut pekan olah raga nasional itu.

         "Segala kekurangan daya akan kami tanggulangi dengan berbagai upaya, salah satunya membangun atau mengadakan pembangkit berkapasitas kecil mulai dari 10 MW hingga 30 MW," ujarnya.

         Julika menerangkan, saat ini pihaknya juga telah transfusi daya melalui sejumlah pembangkit baik Pembangkit Listrik Tenaga Diesel maupun lainnya.

         Tahap penambahan daya kata Julika dimulai pada Agustus 2011 lalu, dimana PLN WRKR telah menambah pasokan daya sekitar 30 MW.

         "Setelah itu dilanjutkan pada Bulan September tahun ini yakni PLTD dengan kapasitas daya sekitar 18 MW. Selanjutnya yakni di Bagan Besar Kota Dumai, juga ada pembangkit berkapasitas 10 MW," kata dia.

         Kemudian untuk selanjutnya, di Rengat Kabupaten Indragiri Hulu kata Julika PLN juga berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkekuatan 30 MW.

         "Saat ini rencana pembangunan PLTG di Rengat sudah masuk penandatangan kontrak dan tinggal pelaksanaannya. Semua pembangunan pembangkit dengan kapasitas daya kecil ini jika digabungkan diyakini akan mampu memenuhi kebutuhan listrik saat PON diselenggarakan," kata Julika.

         Dilain kesempatan Kepala PLN Cabang Pekanbaru Ilham Santoso mengatakan, kesiapan pihaknya dalam menyambut PON XVIII di Riau 2012 mendatang sudah mencapai 40 persen.

         Walau masih 40 persen, kata Ilham, pihaknya akan mampu menyamakan porsi kesiapan Pemerintah Daerah Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau yang saat ini sudah memasuki tahap standarisasi stadion dan 90 persen untuk total kesiapan fasilitas PON lainnya.

         "Saat ini intinya pembiayaan bersama antara pemerintah dengan PLN sudah terealisasi dalam penganggaran. Kami juga yakin kesiapan PON akan mencapai seratus persen sebelum penyelenggaraannya di 2012. Target waktu kami, kesiapan akan matang di akhir Desember tahun ini," kata Ilham.