ANTARA Riau

logo
  • Home Rokan Hilir Bakal Miliki Pelabuhan Kargo

Rokan Hilir Bakal Miliki Pelabuhan Kargo

Bagansiapiapi (Antarariau.com) - Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau bakal memiliki pelabuhan laut di pesisir Sungai Rokan kawasan perkantoran Batu Enam Bagansiapiapi yang digunakan untuk terminal kargo dan penumpang.

"Kita sudah mengusulkan ke pusat dan sudah direspon dengan datangnya konsultan untuk melakukan survei," kata Syahbandar Kepala Wilayah Kerja Bagansiapiapi Baslan Damang di bagansiapiapi, Minggu.

Survei yang dilakukan pihak konsultan dari Jakarta tersebut menyangkut pasang surut  lokasi dermaga, gelombang laut dan struktur tanah. Hasil survei tersebut menunjukkan kalau rencana lokasi dermaga maupun pelabuhan memungkinkan dilakukan pembangunan.
      Untuk pembangunan diusulkan dari dana APBN tahun 2013 dan Pemkab yang menyediakan lahan.
Luasan pembangunan pelabuhan dan dermaga ini, sebut Baslan, direncanakan dalam tiga tahap pembangunan. Tahap awal seluas dua hektare, tahap pertengahan pembangunan seluas tujuh hektare dan tahap pembangunan jangka panjang seluas 18 hektare.

"Untuk pembangunan pelabuhan membutuhkan dana sebesar Rp100 miliar hingga tahap operasional," tegasnya.
      Pembangunan pelabuhan kargo dan penumpang di Bagansiapiapi, tambah Baslan, diharapkan dapat merangsang masuknya investor ke Kabupaten Rohil untuk menanamkan modalnya di daerah yang kaya akan migas, ikan, hasil pertanian serta perkebunan itu setelah melihat tersedianya berbagai sarana dan prasarana di kabupaten yang berjuluk negeri seribu kubah ini.
      Selama ini Bagansiapiapi sudah memiliki dua pelabuhan yang juga difungsikan sebagai pelabuhan kargo dan  penumpang yang melayani antar pulau seperti ke Panipahan, Kubu, Pulau Halang yakni pelabuhan di Jalan Nelayan yang dibangun oleh Pelindo.

Satu pelabuhan di Jalan Pelabuhan Baru yang dibangun oleh Pemkab Rohil. Pelabuhan milik Pemkab Rohil ini sekarang kurang difungsikan, malah penumpang maupun barang lebih diarahkan ke pelabuhan swasta milik pengusaha bernama Oliong.

Komentar Anda

Top