Bupati Bengkalis Resmi Jabat Ketua PELTI

Pekanbaru (Antarariau.com) - Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Riau, Sabtu (25/1), dia dinobatkan untuk kedua kalinya dalam memimpin seluruh jajaran pengurus PELTI Riau periode 2013-2018.

Pelantikan yang dilaksanakan di Hotel Premiere, Pekanbaru, Herliyan dilantik langsung oleh Ketua Umum PB. PELTI, Wibowo suseno Wirjawan. Turut disaksikan juga Kapolda Riau, Brigjen Condro Kirono, Kadispora Riau, Edi Satria, Ketua Koni Riau, Emrizal Pakis serta dihadiri pengurus cabang olahraga Riau serta jajaran pengurus PELTI RIau.

Dalam sambutan Ketua Umum PB. PELTI, Wibowo Suseno Wirjawan menantang kepengurusan yang baru saja dilantik untuk meningkatkan prestasi.

"Terlebih Herliyan Saleh dipercayai untuk kedua kalinya sebagai ketua. Saya yakin, terpilih untuk kedua, tentunya telah memiliki dan memilih program terbaik yang bisa dilanjutkan," kata Wibowo dalam release Humas Setdakab Bengkalis yang diterima oleh redaksi media ini.

Seperti diketahui, sebelumnya cabang PELTI di PON telah menyumbangkan medali emas. Menurut Wibowo lagi, hendaknya pada PON mendatang mampu perolehan medali emas kembali. Dan dirinya mengakui bahwa untuk mencapai tujuan itu, diperlukan sebuah pembinaan sejak dini dan berkelanjutan, seperti di pulau jawa telah dilakukan pembinaan usia 8 s/d 13 tahun bahkan telah diturnamenkan

"Idealnya, pengurus harus memperhatikan kesejahteraan atlit. Sangat disayangkan, jelang PON banyak atlit-atlit berprestasi yang loncat ke provinsi lain dengan alasan honor yang lebih menjanjikan. Dan saya berharap kepada pengurus yang baru saja dilantik, harus meningkatkan kerjasama dengan seluruh stake holder," imbaunya.

Ketua PELTI terpilih, H Herliyan Saleh dalam sambutanya berjanji akan meningkatkan program PELTI periode sebelumnya. Dia juga mengimbau kepada pengurus untuk menyatukan visi dan misi serta mendukung seluruh program PELTI.

Selain itu, dirinya akan lebih sering mengikutsertakan pemain dalam berbagai turnamen sehingga mental pemain lebih terasah. Dirinya juga mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pengurus kabupaten/kota  dalam rangka penjaringan pemain sejak dini. Hal itu dinilai karena Riau memiliki kader-kader atlit pemain tenis.

"Dan serta membangun komunkasi dan kemitraan dengan pihak swasta terutama dalam hal membangun infrastrukur dan pembinaan berkelanjutan kepada atlit," pungkasnya. (us)