Calon Jemaah Haji Resah Akibat Ketidakpastian BPIH

Padang,  (Antarariau.com) - Sejumlah calon jemaah haji yang berasal dari Kota Padang Sumatera Barat (Sumbar) yang akan berangkat tahun ini mengungkapkan keresahannya akibat tidak adanya kepastian ketetapan jumlah Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

"Keberangkatan ke tanah suci hanya tinggal empat bulan, namun hingga kini jumlah biaya yang harus dilunasi masih belum jelas," kata Salah seorang calon Jemaah Haji asal Kuranji Padang Pasiah (56), di Padang, Jumat.

Menurutnya dengan belum pastinya BPIH ini, menjadikannya kesulitan untuk menentukan biaya yang harus dipersiapkan.

Sebab katanya, saat ini dana yang dimilikinya terbatas dan "pas-pasan".

Dana tersebut katanya, hanya dipersiapkan sebesar jumlah pada pengumuman awal pendaftaran pada 2009 lalu.

Apabila nantinya ada penambahan, dia khawatir tidak mampu melunasinya.

Senada dengan Pasiah, calon jemaah haji lain Nuraini (52) mengatakan tidak pastinya BPIH ini dapat menambah beban pemikiran bagi calon jemaah haji yang akan berangkat, terutama bagi yang telah berusia lanjut.

Menurutnya bagi calon jemaah haji yang berusia lanjut, kegiatan manasik, pendaftaran ulang dan pengurusan paspor telah menjadi beban tersendiri.

Belum lagi katanya, calon jemaah haji tersebut juga harus menjaga fisik dan mental agar tidak terkena penyakit hingga hari keberangkatan.

Untuk itu dia berharap pemerintah segera mengesahkan dan mengeluarkan ketetapan BPIH ini agar calon jemaah haji bisa lebih tenang dalam menjalankan ibadah nantinya.

Sementara itu menanggapi hal tersebut Kepala Seksi Urusan Ibadah Haji dan umroh Kantor Kementerian Agama Padang Eri Iswandi menghimbau kepada calon jemaah haji untuk bersabar dan mengikuti perkembangan selanjutnya.

Dia menyebutkan sejauh ini ketetapan jumlah BPIH ini baru sebatas persetujuan DPR.

Masih harus menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Dia memperkirakan ketetapan BPIH ini akan keluar semaksimal mungkin sebulan sebelum keberangkatan.
      
 

loading...