Gerindra Menguji Empat Calon Wali Kota Dumai

id gerindra, menguji empat, calon wali, kota dumai

 Gerindra Menguji Empat Calon Wali Kota Dumai

Dumai, Riau, (Antarariau.com) - Pengurus Partai Gerindra menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap empat bakal calon wali kota dan wakil wali kota Dumai, Riau, yang akan diusung dalam pemilu kepala daerah (pilkada) mendatang.

Informasi yang dihimpun, Rabu, empat bakal calon menjalani "fit and proper test", yakni Kader PKS Muhammad Ikhsan, Sekretaris Gerindra Dumai Nurdin Buddin, tokoh masyarakat Ahmadi dan mantan wali kota Zulkifli AS.

Pengurus Gerindra Dumai Armidi menyebutkan, empat orang yang dipanggil ke Jakarta tersebut ialah yang sebelumnya telah mendaftar ke partai saat proses pendaftaran dan penjaringan, beberapa waktu lalu.

"Mereka telah usai menjalani "fit and proper test" dan kita masih menunggu keputusan pimpinan pusat siapa kandidat yang akan diunggulkan," kata dia.

Dia menjelaskan, selain menunggu keputusan resmi, Gerindra tetap intensifkan komunikasi dan lobi politik dengan sejumlah petinggi partai di daerah untuk menggalang kekuatan koalisi dalam pencalonan pilkada nanti.

Apalagi Gerindra hanya memiliki empat kursi di lembaga parlemen dan jumlah ini belum mencukupi syarat minimal dukungan partai politik untuk pencalonan kepala daerah, yaitu sebanyak 6 kursi DPRD.

"Untuk pilkada ini kita memajukan seorang kader partai, yaitu Nurdin Buddin sebagai kandidat wakil wali kota yang akan mendampingi calon wali kota pilihan pimpinan pusat," katanya.

Keputusan resmi penetapan kandidat wali kota dan wakil wali kota dari Gerindra ini diperkirakan akan keluar pada Juli ini setelah dilakukan pleno di tingkat pusat.

Seorang peserta seleksi calon kepala daerah melalui Gerindra Ahmadi mengakui telah menjalani uji kelayakan di tingkat penjaringan pusat partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.

Hasrat untuk maju dalam pilkada ini, menurut dia, karena desakan dorongan dari masyarakat dan keluarga besar untuk ikut berpartisipasi nyata dalam mewujudkan kemajuan pembangunan serta perekonomian daerah.

"Uji kepatutan dan kelayakan hanya sehari saja dan selanjutnya masih menunggu keputusan resmi dari pimpinan pusat Gerindra, namun keinginan maju ini untuk membawa Dumai lebih baik lagi kedepannya," ungkap dia.