BNNP Riau Tetapkan Tersangka Bandar Besar Narkoba

id bnnp riau tetapkan tersangka bandar besar narkoba

BNNP Riau Tetapkan Tersangka Bandar Besar Narkoba

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau menetapkan dua tersangka bandar besar narkoba jenis sabu dengan barang bukti uang hasil transaksi senilai Rp1,7 miliar yang diungkap petugas di Kota Duri, Kabupaten Bengkalis.

"Dari lima orang yang diamankan, dua diantaranya ditetapkan sebagai tersangka yakni Cori dan Karto," kata Kabid Pencegahan dan Penindakan BNN Provinsi Riau AKBP Haldun saat pemusnahan barang bukti di Pekanbaru, Kamis.

Pada 22 November 2015 petugas BNN meringkus lima seorang bandar besar sabu Karto berikut tiga orang kaki tangan serta seorang istri sirinya. Namun, AKBP Haldun menyatakan bahwa pihaknya hanya menetapkan dua orang tersangka lantaran pelaku lainnya yang turut diamankan tersebut tidak cukup bukti.

"Penyidik tidak cukup bukti untuk menetapkan pelaku lainnya sebagai tersangka," ujar Khaldun.

Akan tetapi, dia menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan urin kepada ketiga pelaku yang diamankan. "Hasilnya positif menyalahgunakan narkoba dan kita hanya lakukan rehabilitasi," jelasnya.

Sementara itu, barang bukti yang diamankan dari penangkapan tersebut, selain mengamankan uang tunai sebesar Rp1,7 miliar, petugas juga menyita sabu seberat 120,65 gram, brankas penyimpan uang, mesin penghitung uang, dua unit telepon seluler serta senapan angin laras panjang.

Diberitakan sebelumnya tim BNNP Riau berhasil meringkus seorang bandar besar narkoba yang beroperasi di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Pelaku diamankan saat berada di tempat lokalisasi.

Menurut Haldun, KR merupakan bandar narkoba yang dijadikan incaran BNN Riau sejak lama. KR yang merupakan warga Sumatera Utara itu diketahui merupakan pemasok sabu untuk sejumlah pusat hiburan malam di kota penghasil Minyak dan Gas tersebut.

Dari pemeriksaan diketahui bahwa KR merupakan residivis sejumlah kasus kejahatan lainnya termasuk bandar narkoba. Selain itu, KR diduga terlibat sejumlah aksi perampokan di Riau. "Dalam melancarkan aksi perampokan, dia kerap menggunakan senjata api. Namun senjata api yang dimaksud belum kita temukan," jelasnya beberapa waktu lalu.

Namun dia menegaskan, saat ini pihaknya tidak menyelidiki hal tersebut dan hanya fokus untuk mengungkap kiprah kedua tersangka dalam peredaran narkoba di Kabupaten Bengkalis.