BPJS Kesehatan: Puskesmas Harus Diperkuat

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Direktur Perencanaan dan Pengembangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pusat Tono Rustiano mengatakan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) puskesmas, balai pengobatan dan klinik harus diperkuat.

"Kebijakan ini sekaligus bagian dari keinginan Presiden Joko Widodo yang dicanangkan pada 20 November 2015 agar FKTP terus diperkuat untuk mencapai kapitasi berbasis kinerja," kata Tono Rustiano di Pekanbaru, Sabtu.

Menurut dia, untuk mendukung kebijakan ini perlu dilakukan uji coba secara nasional dan dibuat jadi model secara nasional agar bisa berfungsi secara nasional.

Untuk memenuhi target tersebut, katanya, perlu digiatkan pada  masing-masing kabupaten dan kota sehingga FKTP perlu menunjukkan kinerja lebih baik.

"Akan tetapi secara nasional, persoalannya saat ini adalah pendistribusian FKTP atau faskes tingkat pertama belum merata, juga ketersediaan tenaga kesehatan, standarisasi  pengadaan fasilitas  alat laboratoriun, yang belum seragam dan terjadi perbedaaan yang sangat lebar," katanya.

Ia mengakui sebanyak 155 jenis penyakit di tingkat Puskesmas  atau FKTP I harus sudah bisa dikelola dengan baik, akan tetapi masih terdapat dokter yang belum bisa memahami diaganosa penyakit itu.

Kepala BPJS Kesehatan Divre II  Benjamin Saut PS mengatakan kondisi FKTP di wilayah kerjanya cenderung berbeda.

Penanganan yang belum tuntas dilakukan di FKTP I antara lain infeksi saluran kemih sehingga perlu diberikan rujukan ke rumah sakit.

"Ke depan FKTP I harus lebih dilengkapi lagi dengan obat-obatan pengadaan penunjang diagnostik dan lainnya agar keberadaan FKT I makin optimal," katanya.
 
 

loading...