Pekanbaru,  (Antarariau.com) - Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengajak masyarakat provinsi setempat agar bangga memiliki komoditas sagu "/>

Gubernur Ajak Masyarakat Riau Bangga Dengan Sagu

Pekanbaru,  (Antarariau.com) - Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman mengajak masyarakat provinsi setempat agar bangga memiliki komoditas sagu terbesar dan terluas di Indonesia sehingga perlu peran aktif untuk membantu mengembangkannya.

"Kita harus bangga Riau punya sagu, ini harus dikembangkan. Sagu Riau punya produksi dan luas terbesar di Indonesia," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman saat memperingati hari pangan sedunia tingkat provinsi di Gedung Daerah Pekanbaru, Kamis.

Dikatakannya bahwa ada tiga kabupaten di Riau yang memiliki sagu yakni Kabupaten Kepulauan Meranti, Bengkalis, dan Indragiri Hilir. Potensi ini menurutnya harus dikembangkan oleh satuan kerja terkait di dinas pertanian, perdagangan, koperasi dan UMKM, badan ketahanan pangan dan badan penelitian dan pengembangan.

"Kepada SKPD agar bisa bersinergi untuk promosikan sagu," imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sagu juga sangat bermanfaat bagi kesehatan dan bahkan jauh lebih bagus daripada beras dan ubi. Hal itu karena komoditas ini gulanya rendah, cocok untuk mencegah penyakit diabetes yang banyak diderita orang di zaman modern ini.

Selain itu, bagi perempuan maupun laki-laki yang menginginkan tubuh ramping sagu juga sangat bagus untuk dikonsumsi. Oleh sebab itu, Andi meminta mulai dari sekarang masyarakat harus mengingat sagu sebagai makanan yang enak.

Dia menambahkan saat ini sagu bukanlah makanan yang asing karena di negeri tetangga Malaysia dan Singapura sudah banyak disajikan. Banyak bahan yang dikira adalah tepung sagu, ternyata adalah sagu.

"Jadi Sagu ini sudah gampang mempromosikan," ujarnya.

Tidak hanya itu, dalam pengalaman Pemerintah Provinsi Riau pameran di Makassar, dikatakannya saung komoditas itu ramai dikunjungi. Jadi, kata dia, Sagu ini sudah bisa dinikmati tidak hanya oleh orang Papu dan Maluku saja, namun juga orang dari Jawa, Kalimantan, dan lainnya.

Secara nasional, dia mengharapkan dengan mengkonsumsi sagu, juga akan terwujud diversifikasi bahan pangan. Otomatis kemudian juga akan menjadi sumbangan untuk ketahanan pangan nasional.
 
 

loading...