Kapolri Ingatkan Jajaran Optimalkan Fungsi Intelijen

Jakarta,   (Antarariau.com) - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti berpesan kepada seluruh jajaran Polri yang bertugas di "Ops Lilin 2015", untuk mengoptimalkan fungsi intelijen dan deteksi dini guna mengawasi dinamika yang terjadi di masyarakat.

"Optimalkan peran dan fungsi intelijen serta babinkamtibmas untuk memantau fenomena apa saja yang terjadi di masyarakat, sehingga masalah apapun bisa diantisipasi," kata Badrodin dalam Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Terpusat Lilin 2015, di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

Kapolri menerangkan, dalam Ops Lilin tersebut, para personel Polri akan ditempatkan di titik-titik rawan kriminalitas, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sehingga bila terjadi masalah, polisi bisa cepat bertindak.

Pihaknya pun meminta personel gabungan untuk lebih banyak ditempatkan di lokasi-lokasi ramai seperti tempat-tempat ibadah, pusat perbelanjaan, obyek wisata, bandara, stasiun kereta api, terminal bus, pelabuhan dan jalan-jalan protokol yang menjadi titik kumpul warga dalam pergantian tahun.

Dalam pidatonya, Kapolri pun meminta para kasatwil untuk terjun langsung di lapangan dan memberikan petunjuk yang jelas kepada bawahan dalam menangani masalah.

"Jalin kerja sama yang baik dengan TNI dan instansi-instansi terkait sehingga pengamanan Ops Lilin berjalan baik," ujarnya.

Sebanyak 80.197 personel Polri dari seluruh Indonesia disiagakan dalam Operasi Lilin 2015 yang akan digelar pada 24 Desember 2015 - 2 Januari 2016.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polri akan dibantu 20.681 personel TNI dan 49.670 personel instansi lainnya yang terdiri atas satpol PP, dinas perhubungan, linmas dan damkar, kata Kapolri.

"Para personel tersebut akan ditempatkan di 1.557 pos pengamanan dan 638 pos pelayanan di seluruh Indonesia," tuturnya.
 

loading...