Chelsie Harus Berjuang Pada Kejuaraan Asean

Jakarta,   (Antarariau.com) - Pecatur Indonesia WIM Chelsie Monica Sihite harus berjuang memenangi sisa tiga babak pertandingan guna membuka peluang meraih norma grandmaster Kejuaraan Catur ASEAN Japfa 2015 kategori putri di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (27/12) malam.

Hal ini harus dilakukan, ketika dia hanya berada di posisi keempat klasemen setelah pertandingan babak kedelapan Kejuaraan Catur ASEAN Japfa 2015.

Chelsie berada di posisi keempat dengan mengumpulkan 5 angka dan terpaut dua angka dari pimpinan klasemen WGM Nguyen Thi Mai Hung dari Vietnam yang mengemas 7 angka.

Begitu juga pecatur rekan senegaranya WFM Dewi AA Citra yang berada di urutan kelima klasemen dengan 4,5 angka, cukup tertatih-tatih untuk bisa mengejar dua pesaingnya dari Filipina yaitu  WFM Mendoza Shania Mae dan WIM Frayna Janelle Mae yang keduanya mengemas 6 angka.

Sementara tiga pecatur muda putri Indonesia lainnya berada di papan bawah WFM Dita Karenza (2 angka),  WFM Shanti Nur Abidah (1,5 angka) dan Amanda Suci Fitriyani (1 angka).

Pada pertandingan babak delapan, Minggu malam itu, hanya Dewi AA Citra yang bertemu pecatur asing dengan mengalahkan pecatur Malaysia WCM Azman Hisham Nur Nabila, sedang yang lainnya saling bertemu antar pecatur Indonesia, Fitriyani mengalahkan Dita, dan Chelsie remis melawan Shanti.

Sementara pada kategori open putra, pecatur Indonesia IM Sean Winshand juga sementara hanya bercokol di urutan keempat dengan 4,5 angka, di bawah pecatur Vietnam FM Nguyen Anh Khoi yang  juga mengumpulkan 4,5 angka.

Sedangkan pecatur papan atas Indonesia GM Susanto Megaranto lebih terpuruk di posisi ketujuh dengan 4 angka satu tingkat di atas rekannya Yoseph Theolifus Taher yang juga mengemas 4 angka.