Di Tiga Kecamatan Pekanbaru ini Semua Kelurahannya Endemis DBD

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, menyatakan sebanyak 34 dari 58 kelurahan endemis demam berdarah dengue (DBD).
        
"Dari 12 kecamatan yang ada di Pekanbaru, 34 kelurahannya sudah  endemis DBD," kata Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Gustiyanti, di Pekanbaru, Minggu.
        
Gustiyanti mengungkapkan ada tiga kecamatan yang kini seluruh kelurahannya endemis, yakni Payung Sekaki, Simpang Tiga, dan Tampan.
        
"Wilayah ini memang padat permukiman, tiap tahunnya rawan endemis DBD," katanya.
        
Diskes mencatat pada tahun 2015 jumlah penderia DBD lebih dari 502 jiwa dan seorang di antaranya meninggal dunia.        
   
Jumlah tersebut, kata dia, meningkat lebih dari 100 persen dari jumlah kasus DBD pada tahun 2014. Demikian pula, jika dibandingkan dengan data pada tahun 2013, naik 200 persen.
        
"Pada tahun 2014 tercatat 209 kasus, sebelumnya (2013) ada 113 kasus. Jumlah penderita terbanyak dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini, yakni pada tahun 2015," katanya.
        
Adapun kasus tertinggi, lanjut dia, terjadi pada bulan Februari 2015  sebanyak 160 kasus.
        
"Februari siklus pergantian musim panas ke musim hujan, pada kondisi ini telur nyamuk yang selama ini tersimpan diwadah menetas menjadi jentik," tuturnya.
       

loading...