Nasib Pedagang Kebakaran Plaza Sukaramai Kini, Akan Dialihkan ke Parkiran

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Pasar Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyebutkan saat ini pengelola Plaza Sukaramai, mulai membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) di lahan parkiran pasar, guna menampung pedagang paska kebakaran hebat beberapa waktu lalu.
       
"Ada 1.026 TPS dibangun pengelola," ungkap Kadis Pasar, Pekanbaru, Mahyudin, di Pekanbaru, Selasa.
       
Menurut Mahyudin, pembangunan TPS sepenuhnya tanggungjawab pengelola plaza Sukaramai. Pemerintah kota Pekanbaru hanya memantau dan berkoordinasi, sejauh mana hak pedagang diberikan, khususnya paska musibah yang merugikan milyaran rupiah tersebut.
       
"Jumlah TPS yang dibangun disesuaikan dengan jumlah pedagang korban kebakaran," bebernya.

Terkait pengerjaan sendiri tambahnya, pengelola mempihak ketigakan, dengan target selesai secepatnya. Agar pedagang bisa kembali berjualan.
       
Ia menambahkan dipilihnya lokasi parkiran Plaza Sukaramai sebagai lokasi TPS, atas permintaan pedagang. Dengan alasan mereka sudah memiliki pelanggan selama ini.
       
Pedagang mengaku jika dipindahkan kelokasi lain seperti sempat diusulkan pada lahan milik Provinsi Riau di Jalan Sam Ratulagi. Maka akan sulit mencari pemasaran barang dagangannya.
       
"Setelah dirapatkan, atas permintaan pedagang sendiri, mereka tidak bersedia dipindahkan kemana-mana," sebutnya.
       
Mahyudin juga menjelaskan, TPS ini memang hanya sementara, menunggu bangunan pasar sesungguhnya yang alami kebakaran direnovasi.
       
Sesuai hasil kajian tim universitas, bangunan Plaza Sukaramai yang kebakaran kemaren itu tidak seluruhnya rusak berat, ada juga yang ringan sehingga masih layak digunakan.
       
"Terkait bangunan masih ada yang layak digunakan, hanya perlu
renovasi tergantung berat, atau ringannya ringannya. Nanti titik-titiknya akan ditentukan," pungkasnya.
       
Sebelumnya diberitakan, Selasa (8/12/2015) sekitar pukul 15.40 WIB Plaza Sukaramai terbakar. Kebakaran terjadi saat pengunjung tengah asyik berbelanja.
       
Sontak pengunjung yang ada di pusat perbelanjaan yang terletak di Jalan Sudirman ini panik berlarian. Alarm pun berbunyi dan pengunjung berhamburan ke jalan.
       
Api yang diduga berasal dari arus pendek ini baru bisa dipadamkan setelah 24 jam kemudian. Ribuan kios pedagang ludes terbakar, walau tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka.