Rengat, (Antarariau.com) - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau merasa kecewa atas rusaknya drainase yang baru dibangun tahun "/>

Baru Dibangun 2015 Drainase di Inhu Sudah Rusak, Masyarakat Kecewa

Rengat, (Antarariau.com) - Masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau merasa kecewa atas rusaknya drainase yang baru dibangun tahun 2015 sudah mulai rusak.
         
"Kami kesal, diduga pekerjaan tidak sesuai standar," kata salah satu warga Indragiri Hulu Suwardi (45) di Rengat, Selasa.
         
Ia mengatakan, satu pekerjaan pembangunan proyek drainase yang baru siap dilakukan PHO justru rusak, kerusakan itu akan menjadi pemicu pihak penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan yang dikhawatirkan telah terjadi praktek KKN.
         
Drainase di jalan Datuk Sarimin, Kelurahan Sekip Hulu, Kecamatan Rengat yang dibangun dengan dana APBD tahun 2015 sebesar Rp1,1 miliar telah menimbulkan polemik ditengah masyarakat.
         
"Ini harus disikapi dengan bijak oelh instansi terkait," sebutnya.
         
Menurutnya, untuk sementara robohnya bangunan irigasi itu akibat besarnya tekanan tanah timbunan yang ada pada pinggir drainase, karena kondisi tanah belum padat, sehingga saat diterpa air hujan menghantam dinding bangunan itu.
         
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas pekerjaan Umum Andre Arzil mengatakan, robohnya saluran irgasi yang dibangun tahun 2015 itu itu telah disampaikan kepihak kontraktor.
         
"Roboh berkisar 50 meter," ujarnya.
         
Menurutnya, panjang bangunan drainase mencapai 345 meter, pekerjaan sudah selesai Desember 2015 dan telah dilakukan PHO, pekerjaannya dilakukan oleh CV Delta Utama dengan konsultan pengawas CV Aksa Konsultan.
         
Kontraktor yang mengerjakan kegiatan fisik itu sebaiknya segera memperbaiki bagian yang rusak itu agar tidak melebar lebih panjang dan mengganggu aliran air yang ada.
         
"Sebaiknya pihak kontraktor menunjukan rasa bertanggungjawab," tegasnya.
         
Ketua Gabungan Lembaga Swadaya Masyarakat Indragiri Hulu marwan mengatakan, dirnya sangat menyayangkan robohnya irigasi yang baru selesai dibangun dengan menggunakan APBD Inhu itu.
         
"Saya brharap bisa diperbaiki secepatnya," ucapnya.