Pekanbaru, (Antarariau.com) - Otoritas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mengatakan, terdapat beberapa maskapai yang sudah eksis di "/>

Mobilisasi Masyarakat Riau Tinggi, Maskapai Tambah Rute Terbang

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Otoritas Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II mengatakan, terdapat beberapa maskapai yang sudah eksis di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau akan menambah rute terbang seiring tingginya mobilitas penduduk.

"Mobilisasi penduduk antar pulau sudah semakin tinggi dengan meningkatan pembangunan yang terjadi di berbagai daerah. Ini saya lihat sebenarnya potensi maskapai yang eksis," ujar General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Jaya Tahoma Sirait di Pekanbaru, Rabu.

Ia mengatakan, prospek rute penerbangan pada tahun 2016 adalah menghubungkan antar provinsi di Pulau Sumatera dengan menggunakan pesawat kecil berkapasitas di bawah 50 kursi penumpang.

Seperti beroperasinya maskapai Xpress Air di akhir tahun lalu, menghidupkan dua rute domestik yakni Palembang-Pekanbaru dan Pekanbaru-Tanjung Pinang masing-masing pergi pulang dengan mengoperasikan pesawat tipe Dornier 328-800 kapasitas 32 kursi.

"Masih sangat potensial. Lampung, sebenarnya menarik diterbangi karena penduduk di provinsi itu cukup tersebar. Hanya saja, dari harga tiket relatif harus bisa terjangkau penumpang karena selama ini pesawat digunakan masih belum efisien," katanya.

Jaya juga berujar, pihaknya masih menemukan bahwa belum semua rute di Pulau Jawa didarati pesawat dari Pekanbaru seperti Semarang dan Solo atau dua daerah berada di Provinsi Jawa Tengah.

"Memang sudah terdapat maskapai langsung terbang seperti tujuan Bandung dilayani oleh AirAsia, Yogyakarta dan Surabaya dilayani Citilink. Tetapi, belum semua daerah di Jawa seperti Solo dan Semarang. Padahal penduduknya banyak bermigrasi ke Riau," ucap dia.

Data terakhir Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II menyebutkan, 8 maskapai beroperasi di bandara tersebut dengan tidak kurang dari 70 sampai 78 kali penerbangan dalam sehari dengan membawa penumpang di waktu normal 8.000 orang.

Ke-8 maskapai itu melayani penerbangan komersil ke-10 kota seperti Batam, Tanjung Pinang, Medan, Jambi, Palembang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.

Untuk penerbangan perintis tahun 2015 dilayani oleh maskapai Susi Air ke-4 daerah di Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau seperti Dabo Sinkep, Tanjung Balai Karimun, Tembilahan, Pasir Pangaraian.

Tercatat empat maskapai melayani rute internasional baik menuju atau dari Pekanbaru seperti AirAsia rute Pekanbaru-Kuala Lumpur, lalu Malindo Air rute Pekanbaru-Malaka dan rute Pekanbaru-Singapura dilayani dua maskapai yakni Silk Air dan Jetstar Asia.
 
 

loading...