Pekanbaru, (Antarariau.com) - Data Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru mencatat kebutuhan Ikan Lele bagi gerai Pecel Lele "/>
PTPNV

200an Gerai Pecel Lele Pekanbaru Butuh 2 Ton per Hari

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Data Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru mencatat kebutuhan Ikan Lele bagi gerai Pecel Lele di wilayah tersebut mencapai 2 ton per hari atau 720 ton per tahun.

Jumlah tersebut saat ini baru 51 persen terpenuhi oleh pasokan peternak ikan lokal, sisanya didatangkan dari Kampar dan Sumatera Barat.

"Ada 200-an gerai pecel lele di Pekanbaru pada tahun lalu, tahun ini jumlah terus bertambah. Artinya, kebutuhan ikan lele tidak menurun malah naik," kata Kepala Distanak Pekanbaru, El Syabrina.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengarahkan peternak setempat menggunakan sistem baru, yakni Bioflok.

El mengatakan bahwa jika budi daya perikanan melalui kolam ikan rakyat dikembangkan dengan sistem bioflok, artinya dengan lokasi kecil dapat memberikan hasil yang banyak. 
   
"Misalnya, dengan pengembangbiakan menggunakan tabung berukuruan 1,5 meter dan bibit awal 500 ekor,  nanti bisa berkembang biak menjadi 1.500 ekor," katanya.

Ia menambahkan bahwa pola budi daya bioflok ini sangat cocok diterapkan di perkotaan yang sudah terbatas lahannya. Apalagi, Pekanbaru semakin maju dan berbenah menjadi kota metropolitan, pengetahuan tentang budi daya ikan dengan sistem bioflok sangat diperlukan menambah ekonomi rakyat.

Kebutuhan akan ikan Pekanbaru tiap tahunnya yang meningkat akan bisa terpenuhi dengan cara ini.

El berharap dengan makin diketahuinya teknologi budi daya bioflok di tengah masyarakat, produksi ikan lele di wilayah tersebut bisa meningkat.
 
 

loading...