Pekanbaru, (Antarariau.com) -Memang dunia ini sudah terbalik, berbagai upaya dilakukan orang untuk mendapatkan uang dengan cepat. Setelah penipuan mama minta "/>

Penipuan di Pekanbaru, Dijanjikan Bagian Uang Asal Mengaku Kakak

Pekanbaru, (Antarariau.com) -Memang dunia ini sudah terbalik, berbagai upaya dilakukan orang untuk mendapatkan uang dengan cepat. Setelah penipuan mama minta pulsa, mama minta saham, kini di Pekanbaru ada modus penipuan baru.

Modusnya adalah mereka menelepon, dengan mengakui seseorang nama yang kita kenal. Kemudian, bercerita telah menemukan tas wanita berisikan uang puluhan juta dan emas perhiasan di salah satu SPBU di Pekanbaru.
   
Lalu sang penelepon, meminta korbannya,  bersedia membantu dia untuk mengaku sebagai kakak. Agar tas yang ditemukannya di SPBU diijinkan dibawa pulang oleh petugas SPBU, sebagai alasan adalah milik kakaknya.
  
Kemudian korban diminta hanya mengakui sebagai kakak dadakan, lalu dijanjikan uang hasil temuan akan dibagi dua dengannya.
   
Ujung-ujungnya korban akan digiring menuju ATM untuk melakukan proses transfer atas uang yang akan dibagi.
   
Lusiana, calon korban modus penipuan baru ini mulanya menanggapi serius telepon penipu. Namun di tengah jalan, korban mengaku tidak mau diberi uang yang tidak jelas asal usulnya.
   
"Kalau bapak minta bantu saya bantu, tetapi kalau diminta ngaku-ngaku memiliki tas berisikan uang saya tidak mau," ujar Lusi.
   
Setelah percakapan itu sinyal telepon langsung diputus oleh penipu, dan tidak lagi berlanjut artinya Lusi gagal jadi korban penipuan.