Pekanbaru, (Antarariau.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau menyebutkan selama Desember 2015 pedesaan Riau mengalami  inflasi sebesar "/>

Pengeluaran Bahan Makanan Naik, Pedesaaan Riau Alami Inflasi 0,94 Persen

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau menyebutkan selama Desember 2015 pedesaan Riau mengalami  inflasi sebesar 0,94 persen.

"Inflasi perdesaan disebabkan oleh naiknya indeks pada hampir semua kelompok pengeluaran konsumsi rumah dominan kelompok bahan  makanan,"kata Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsad dalam keterangannya di Pekanbaru, Jumat.
         
Menurut dia, inflasi atau deflasi perdesaan merupakan perubahan  indeks  konsumsi  Rumah  Tangga  (IKRT) yang mencerminkan  angka  inflasi atau deflasi  di  wilayah pedesaan.
         
Ia menyebutkan, kelompok bahan  makanan yang mendominasi mempengaruhi terjadinya inflasi di pedesaan Riau atau naik  sebesar 1,70 persen, kelompok  makanan jadi  naik sebesar 0,60  persen,  kelompok  perumahan  naik  sebesar  0,29  persen, kelompok  sandang  naik  sebesar  0,15  persen.
          
Selain itu, mendoronga terjadinya inflasi di pedesaan Riau juga termasuk kelompok kesehatan yang mengalami kenaikan sebesar 0,53 persen, dan kelompok transportasi & komunikasi mengalami kenaikan indeks  sebesar  0,24  persen.  
    
Sementara  kelompok  pendidikan,  rekreasi  dan  olah  raga  justru mengalami  penurunan indeks sebesar 0,24 persen dibanding bulan lalu.
         
"Indeks  Harga  Konsumen  (IHK)  merupakan  salah  satu  indikator  ekonomi penting yang  sering  digunakan untuk  mengukur  tingkat  perubahan  harga barang  dan  jasa  berupa inflasi/deflasi  di  tingkat  konsumen  di  daerah perkotaan,"katanya.
         
Perubahan  IHK dari  waktu  ke  waktu, katanya,  menunjukkan  pergerakan  harga  dari  paket  komoditas barang  dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga di suatu daerah tertentu.
 
 

loading...