Mabuk-Mabukan di Halaman Mesjid, Empat Remaja Dibekuk Satpol PP

Rejanglebong, (Antarariau.com) - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, menangkap empat remaja yang mabuk-mabukan di halaman Masjid Agung Baitul Makmur.
        
Kepala Satpol-PP Rejanglebong Edy Robinson, Minggu sore mengatakan tiga remaja di antaranya berstatus pelajar SMP dan satu orang lagi putus sekolah tingkat SMP.
        
"Keempat remaja ini diamankan petugas yang melakukan patroli pada Minggu sore sekitar pukul 18.00 WIB, keempatnya tertangkap tangan tengah minum tuak di halaman Masjid Agung Baitul Makmur Rejanglebong," katanya.
        
Keempat remaja yang diamankan pihaknya itu, antara lain Ad (15), Di (15), An (15) ketiganya berstatus pelajar SMP dan Af (16) remaja putus sekolah. Selain mengamankan empat pelaku, petugas juga mengamankan minuman tuak dalam plastik serta dua bungkus bekas obat batuk.
        
Pihaknya belum memberikan tindakan hukum atau menyerahkannya ke Polres Rejanglebong, namun baru sebatas membina dan memanggil orang tua masing-masing untuk membuat surat pernyataan.
        
Jika nantinya keempat remaja ini kembali tertangkap lantaran berbuat hal-hal yang melanggar norma, maka akan langsung kita serahkan ke pihak berwajib mengingat mereka sebelumnya sudah dilakukan pembinaan.
        
Adanya remaja yang kerap menjadikan halaman masjid terbesar di daerah itu sebagai lokasi mabuk baik minuman keras atau dengan mengonsumsi obat batuk cair sangat disayangkannya, karena masjid merupakan tempat umat Islam beribadah.
        
Pihaknya akan terus melakukan pemantauan di Masjid Agung Baitul dan lokasi-lokasi lainnya yang diduga menjadi tempat remaja berbuat melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat.
        
Selain itu dia juga mengharapkan peran aktif masyarakat setempat guna melaporkan jika mengetahui adanya kelompok remaja yang melakukan pelanggaran norma masyarakat seperti mabuk-mabukan atau yang lainnya.
        
Sebelum Plt Sekda Rejanglebong Zulkarnain, telah memerintahkan Satpol-PP daerah itu guna melakukan pengamanan di kawasan Masjid Agung Baitul Makmur karena kerap dijadikan lokasi remaja untuk mabuk baik minuman keras maupun obat batuk cair.

loading...