Beras Operasi Pasar Bulog Riau 10 Ribu Ton Senin Depan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Perum Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepulauan Riau menyiapkan beras sebanyak 10.000 ton untuk operasi pasar yang digelar Senin (18/1).
       
"Sebanyak 10.000 ton ini akan digunakan bertahap setiap hari di beberapa pasar tradisional Pekanbaru," kata Kabid Pelayanan Publik Bulog Divre Riau Tommy Despalingga di Pekanbaru, Jumat.
       
Tommy menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk penyaluran beras tersebut pada OP termasuk petugas dan armada pengangkut dari gudang Bulog ke beberapa titik pasar.
       
"Jumlah beras yang digelontorkan per hari tergantung animo pasar," urainya.
       
Tommy merinci untuk tahap awal sepertinya tim OP akan mengangkut 50 ton dahulu. Lalu menjualnya di lima pasar tradisional besar di Pekanbaru, seperti Rumbai, Arengka, Kodim, Cikpuan dan Sail.
       
Selanjutnya jika animo masyarakat tinggi, maka OP hari berikutnya akan menambah jumlah penyaluran.
       
"Kalau perlu kami naikkan jadi 100 ton perhari," urainya.
       
Begitu seterusnya hingga permintaan dan animo masyarakat mencapai titik nol, dan harga beras di pasar kembali stabil bahkan turun.
       
"Karena memang sasaran OP ini adalah menetralisir harga beras yang belakangan cenderung naik di Pekanbaru," tuturnya.
       
Ia menganalisa prediksi kemarau panjang dan elnino yang masih akan mengancam Pekanbaru, dan Riau secara umumnya sangat mempengaruhi pasar, khususnya perdagangan beras.
       
Bukan itu saja mundurnya masa panen tahun tanam sekarang juga memicu kekuatiran ada penurunan produksi padi tahunan di sentra penghasil sehingga asumsi ini membuat spekulasi antara pedagang terkait pasokan beras mendorong harga naik.
       
Tommy menambahkan harga beras yang dijual pada OP ini jauh lebih murah dari harga pasar dengan kualitas sama. "Beras OP dihargai Rp8.400 per kilogram,"tutupnya.