Rengat, (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau mengusulkan program listrik masuk desa dilakukan ke provinsi sesuai "/>

Pemkab Inhu Harap Pemprov Ambil Alih Program Listrik Masuk Desa

Rengat, (Antarariau.com) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau mengusulkan program listrik masuk desa dilakukan ke provinsi sesuai Undang - Undang Otonomi Daerah bahwa kegiatan itu telah di ambil alih oleh Provinsi.
         
"Kami telah usulkan kegiatan listrik desa, namun berharap dapat diakomodir oleh provinsi," kata Kepala Bagian Kelistrikan Dinas Pertambangan Indragiri Hulu Bakri di Rengat, Senin.
         
Ia mengatakan, sejak diberlakukannya Undang - Undang nomor 32 tahun 2015, kewenangan melaksanakan kegiatan listrik masuk desa ada di provinsi maka pihak Indragiri Hulu hanya memfasilitasi saja, tetapi tetap menyusun daerah mana yang harus diutamakan..
         
Pemkab Inhu merencanakan program itu untuk dua kecamatan yakni Seberida Desa Rantau Langsat dan Batang Cinaku, karena dinilai sangat membutuhkan, itu setelah dilakukan evaluasi sehingga layak untuk diusulkan ke provinsi.
         
"Masih banyak desa yang membutuhkan lampu PLN," sebutnya.
         
Menurutnya, tentunya semua pihak berharap agar provinsi dan PLN dapat merealisasikan kebutuhan penerangan itu, sehingga daerah ini semakin maju dan berkembang, selain akan membuka peluang usaha kecil warga.
         
Berkaitan dengan sudah terpasangnya jaringan listrik di batang gansal khususnya di Desa Simpang Granit Seberida yang hingga saat ini belum teraliri arus listrik, Bakri menyebutkan, lambatnya penyaluran arus itu karena masih defisitnya daya litrik PLN selama ini, namun berjanji akan memenuhi kebutuhan daerah tersebut setelah mesin listrik di Tanah merah lirik beroperasi.
         
"PLN berjanji bulan April 2016 PLTMG baru beroperasi," ujarnya.
         
Pemerintah Daerah Inhu sebenarnya sangat peduli kebutuhan masyarakat, listrik itu sangat penting, karena itu dibutuhkan kesabaran hingga April mendatang yang diperkirakan Inhu bakal surplus daya, pada saat itulah kebutuhan pelanggan terpenuhi dengan baik.
         
"Program kedepan sangat baik untuk membuat kemilaunya Inhu," ucapnya.
         
PLN Area Rengat membangun PLTMG 10 MW tahun 2016, saat ini sedang dalam pekerjaan, diperkirakan empat bulan mendatang baru selesai dan bisa dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
         
"Setelah beroperasi PLTMG tersebut, Inhu tidak bakalan defisit daya," kata Manajer PLN Area Rengat Armunanto.
         
Manajer PLN mengatakan, seringa matinya lampu PLN karena kekurangan daya, namun program Pemkab Inhu untuk membuat terangnya kabupaten bakal didukung secara optimal.
 
 

loading...