Jakarta (Antarariau.com) - Ericsson Consumer Lab kembali mengetengahkan 10 tren konsumen teknologi yang akan populer pada tahun ini "/>

Cermati 10 Tren Konsumen Teknologi 2016 ini Agar Anda Untung

Jakarta (Antarariau.com) - Ericsson Consumer Lab kembali mengetengahkan 10 tren konsumen teknologi yang akan populer pada tahun ini dan beberapa tahun mendatang.

"Beberapa tren yang ditampilkan mungkin begitu futuristik, namun laporan ini diharapkan mendorong pengembangan teknologi," kata Vice President Marketing and Communications Ericsson Indonesia, Hardyana Syintawati, di Jakarta, Selasa.

Laporan ini menunjukkan, konsumen percaya bahwa kecerdasan buatan (artificial intelligent) akan segera memungkinkan interaksi dengan objek tanpa membutuhkan layar smartphone lagi.

Bahkan, setengah dari seluruh pengguna memprediksi smartphone akan menjadi barang kuno lima tahun mendatang.

Berikut 10 tren konsumen teknologi dari Ericsson Consumer Lab pada tahun ini:

1. The lifestyle network effect

Empat dari lima orang saat ini mengalami efek di mana mereka dapat merasakan manfaat layanan online dan meningkatkan lebih banyak pengguna.

2. Streaming natives

Para remaja menonton konten video YouTube lebih sering dari pada kelompok usia lainnya. 49 persen dari remaja usia 16-19 tahun menonton YouTube satu jam atau lebih per hari.

3. Artificial Intelligence ends the screen age

Perkembangan kecerdasan buatan yang semakin baik akan mengurangi penggunaan layar smartphone karena nantinya masing-masing perangkat dapat didukung kecerdasan buatan yang membuatnya semakin pintar.

Perangkat-perangkat tersebut bahkan dimungkinkan untuk melakukan hal yang bisa dikerjakan tanpa perintah manusia.

4. Virtual gets real

Pengguna menginginkan teknologi virtual untuk aktivitas sehari-hari seperti menonton pertandingan olahraga dan panggilan video.

5. Sensing home

Riset juga menunjukkan, 55 persen pengguna smartphone percaya bahwa batu bata yang digunakan untuk membangun rumah dapat ditanamkan sensor untuk memantau kebocoran atau masalah listrik.

6. Smart commuters

Para komuter ingin menggunakan waktunya secara berguna dan tidak merasa sebagai objek pasif. 68 persen dari mereka ingim menggunakan layanan komuter yang dapat disesuaikan kebutuhan.

7. Emergency chat

Jaringan sosial menjadi cara yang lebih disukai untuk menghubungi layanana darurat. Enam dari 10 konsumen juga tertarik dengan aplikasi tentang info bencana alam.

8. Internables

Delapan dari 10 konsumen berpotensi menggunakan teknologiyang meningkatkan sensor penglihatan dan kemampuan kognitif seperti memori dan pendengaran.

9. Everything gets hacked

Satu dari lima orang mengatakan lebih mempercayai perusahaan yang pernah diretas namun kemudian dapaf memecahkan masalah tersebut.

10. Netizen journalist

Konsumen semakin banyak membagikan informasi lewat berbagai media dan dipercaya dapat meningkatkan pengaruhnya di tengah-tengah masyarakat.

Studi Ericsson Consumer Lab ini merupakan riset global yang meliputi pandangan dari beberapa konsumen di seluruh dunia.

Studi ini sendiri mengambil 1,1 miliar orang yang tersebar di 24 negara, dan khususnya diwakili oleh 46 juta penggguna smartphone urban di 10 kota besar, seperti Tokyo, Shanghai, dan kota berkembang seperti Johanessburg, Mexico City dan Sao Paulo.
pemindahan instrumen landing sistem