Pekanbaru, (Antarariau.com) - Sebanyak dua penerbangan rute perintis menghubungkan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dengan daerah di Provinsi Kepulauan "/>
PTPNV

Dua Rute Perintis ini Laris Manis, Layak Diterbangi Maskapai Komersil

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Sebanyak dua penerbangan rute perintis menghubungkan Kota Pekanbaru, Provinsi Riau dengan daerah di Provinsi Kepulauan Riau, dinilai layak untuk diterbangi maskapai komersil dari dan menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II tahun ini.
         
"Dari empat rute perintis yang pemerintah berikan, terdapat dua rute dalam dua tahun terakhir selalu habis tiketnya dipesan oleh calon penumpang," ujar Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Eddy Sukiatnadi, di Pekanbaru, Selasa.
         
Hal tersebut, lanjut dia, berdasarkan hasil evaluasi tahun 2015 yang pihaknya lakukan bersama Kementerian Perhubungan seperti rute Pekanbaru-Dabo Singkep pergi pulang tiga kali dalam sepekan dan rute Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun pergi pulang dua kali dalam sepekan.
         
Sehingga di tahun ini, beber Eddy, rute perintis tersebut yakni Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun pergi pulang ditambah satu kali menjadi tiga kali dalam sepekan atau sama seperti Pekanbaru-Dabo Singkep.
         
"Ini kan, sebenarnya peluang bagi maskapai komersil di Indonesia untuk masuk pada dua rute itu. Sebab, tak mungkin selamanya kita subsidi terus karena kehadiran penerbangan perintis sebelum dilayani maskapai komersil," katany.
         
Eddy berujar, tahun ini pernerbangan perintis kembali diberikan pada empat rute di Provinsi Riau. Selain dua rute itu, rute lainnya yakni Pekanbaru-Tembilahan pergi pulang dengan frekuensi terbang dua kali dalam sepekan dan rute Pasir Pengaraian-Batam dengan frekuensi terbang satu kali dalam sepekan.
         
Pada tahun 2015, pihaknya telah mengusulkan untuk menambah beberapa rute baru penerbangan perintis pada tahun 2016, selain rute yang selama ini telah dilayani oleh pemenang tender dua tahun terakhir maskapai Susi Air.
         
Rute baru itu yakni Tembilahan di Kabupaten Indragiri Hilir menuju Batam pergi pulang, Tembilahan-Jambi di Provinsi Jambi pergi pulang, Pekanbaru menuju Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu pergi pulang dan Pasir Pengaraian-Silangit di Provinsi Sumatera Utara pergi pulang.
         
"Harapan kita, dua rute di Riau menuju Kepuluan Riau atau sebaliknya, sudah tidak dilayani perintis lagi. Tapi maskapai komersil dan mulai masuk pada tahun ini," ucapnya.
         
Data menyebutkan, dua tahun terakhir Provinsi Riau mulau mendapatkan penerbangan perintis dari Kementerian Perhubungan seperti tahun 2015 mendapat empat rute penerbangan perintis.
         
Seperti Pekanbaru-Dabo Singkep tiga kali dalam sepekan, Pekanbaru-Tanjung Balai Karimun dua kali dalam sepekan, Pekanbaru-Pasir Pangaraian dan Pekanbaru-Tembilahan masing-masing satu kali dalam sepekan.
 
 

loading...