Riau Pasang Profil RS Hindari Kecurangan Pelayanan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Sejumlah rumah sakit Riau pada awal 2016 diminta mulai memasang papan profil rumah sakit yang berisi data tentang ketersediaan kamar rawat inap, tenaga dokter dan ruang IGD guna menghindari kecurangan dalam memberikan pelayanan.

"Kecurangan dalam pelayanan selama ini sering terjadi lebih karena rumah sakit tidak transparan sehingga banyak pasien yang ditolak, selain itu terlambatnya pelayanan dokter," kata Kepala BPJS Kesehatan Divre II Benjamin Saut PS dalam keterangannya di Pekanbaru, Senin.

Menurut Benjamin, papan profil RS memberikan pedoman  yang terus memperbaharui data tentang RS itu setiap hari menyangkut tentang ruang ICU, dokter, hingga detil perparkiran yang tertib, ketersediaan tempat tidur rawat inap dan lainnya.

Pemberitahuan ini, katanya, penting akibat banyak RS tidak memberikan informasi tentang ruang rawat inap yang penuh bahkan IGD juga penuh sehingga banyak pasien yang bolak-balik mencari rumah sakit.

"Ketidak transparanan informasi dari  RS tersebut merugikan pasien sehingga program BPJS Kesehatan sering menjadi sasaran keluhan masyarakat," katanya.

Padahal program BPJS Kesehatan adalah amanah UU sehingga seluruh sektor terkait harus memberikan dukungan penuh bagi terlaksananya Jaminan Kesehatan Nasional. Pada 2019 seluruh masyarakat sudah mendapatkan layanan kesehatan yang baik secara nasional.

Karena itu, masyarakat juga perlu melakukan pemantauan dan memberikan laporan tentang RS yang belum melengkapi pelayanan dengan profile ruamh sakit tersebut.

Di Riau tercatat sebanyak 50 RS yang sudah melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan sampai tahun 2015.

loading...