Tembilahan, (Antarariau.com) - Produksi kelapa dalam di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau pertahunnya mencapai 299.634 ton dengan "/>

Produksi Kelapa Dalam Indragiri Hilir Capai 299.634 Ton per Tahun

Tembilahan, (Antarariau.com) - Produksi kelapa dalam di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau pertahunnya mencapai 299.634 ton dengan luas lahan 392.461 hektare.
     
"Hal itu dengan rincian bahwa perhektar kebun kelapa dalam produksinya adalah sekitar 1,14 ton," kata Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan di Tembilahan, Rabu.
     
Wardan mengatakan perkebunan merupakan sub sektor dari pertanian yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap perekonomian di Kabupaten Indragiri Hilir baik dalam hal nilai tambah maupun penyerapan tenaga kerja.
     
"Ada dua komoditas tanaman perkebunan yang selalu dominan di Indragiri Hilir, yaitu kelapa dalam dan kelapa sawit. Produksi sawit pertahunnya dapat mencapai 704.346 ton," ujarnya.
     
Dia menyatakan bahwa sektor perkebunan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir yang terdiri dari berbagai komoditas diantaranya yaitu kelapa lokal, hibrida, pinang, coklat, karet dan kopi.
     
"Kelapa hibrida produksinya sebanyak 61.325 ton dengan luas lahan 37.388 hektar, sedangkan karet luas arealnya mencapai 5.369 hektar, kopi arealnya mencapai 1.237 hektar, sagu 17.890 hektar dan banyak lagi komoditas lannya," paparnya.
     
Dengan berbagai potensi tersebut membuat Kabupaten Indragiri Hilir tercatat sebagai salah satu daerah kelapa terbesar di dunia bahkan bahkan dijuluki sebagai "tanah hamparan kelapa dunia".
     
"Potensi lahan untuk pengembangan komoditas perkebunan di Indragiri Hilir seluas 722.806 hektar dan telah dimanfaat sekitar 600.691 hektar," katanya.
(adv)