Tembilahan, (Antarariau.com) - Puluhan mahasiswa Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau yang tergabung dalam HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) berunjuk "/>
PTPNV

Puluhan Mahasiswa Inhil Unjuk Rasa di Depan Kantor PLN

Tembilahan, (Antarariau.com) - Puluhan mahasiswa Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau yang tergabung dalam HMI (Himpunan Mahasiswa Indonesia) berunjuk rasa di depan kantor PLN Rayon Tembilahan guna menuntut pelayanan listrik yang lebih baik bagi masyarakat.
     
"Kami sangat kecewa dengan pihak PLN tidak pernah jelas mengenai jadwal pemadaman listrik, selain itu masyarakat juga tidak pernah diinformasikan kapan listrik akan dipadamkan, akibatnya banyak peralatan elektronik milik warga yang rusak," kata Koordinator lapangan aksi Ishaq Mastar dalam orasinya di Tembilahan, Rabu.
     
Pihaknya menuntut PLN harus mengganti alat elektronik masyarakat yang rusak sesuai dengan UU No 30 pasal 29 tahun 2009.
     
"Kami juga menuntut agar pihak PLN dapat menambah tenaga pembangkit listrik dan yang ada harus segera dievaluasi dan diatasi. Selain itu kami juga meminta ketegasan dari pihak PLN agar menghimbau permohonan maaf kepada masyarakat Tembilahan melalui media," paparnya.
     
Disamping itu menurut mereka PLN Rayon Tembilahan juga perlu diaudit karena diduga terjadi praktek KKN. Menurut mereka penggantian GM areal Tembilahan juga perlu dilakukan karena dinilai tidak mampu bertanggung jawab dalam mengatasi persoalan listrik yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.
     
"Kami berharap tindakan yang nyata dari pihak PLN untuk dapat memberikan pelayanan yang seharusnya kepada masyarakat," tegasnya.
     
Dari sejumlah tuntutan tersebut, Asisten Manajer PLN Area Rengat Arif Supriadi didampingi Plh Manajer PLN Rayon Tembilahan Sitompul bersepakat serta menandatangani tuntutan massa secara terlampir di atas materai 6000.
     
"Kami akan berusaha melakukan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sesuai aturan yang ada," ucapnya.
 

loading...