Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pemprov Riau menyatakan telah menyusun strategi pencegahan kebakaran lahan dan hutan untuk mencegah terulangnya bencana "/>

Cegah Terulangnya Bencana Asap, Ini Strategi Pemprov Riau

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Pemprov Riau menyatakan telah menyusun strategi pencegahan kebakaran lahan dan hutan untuk mencegah terulangnya bencana asap seperti tahun 2015.
        
Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi (Andi) Rachman di Pekanbaru, Rabu, mengatakan strategi pencegahan kebakaran lahan dan hutan dilakukan secara struktural dan non-struktural.
        
Ia menyadari ada prediksi bahwa pengaruh El Nino yang menimbulkan kemarau panjang akan dimulai pada akhir Januari ini.
        
Andi menjelaskan pencegahan struktural dilakukan dengan program pembangunan sekat kanal di lahan gambut dan daerah-daerah yang rawan terjadinya kebakaran lahan.
        
"Sementara itu, prosedur nonstruktural lebih kepada sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat. Mulai dari penyuluhan hingga sosialisasi bahaya kebakaran lahan," kata Andi Rachman.
        
Ia mengatakan Pemprov Riau bertekad untuk segera menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin lalu (18/1).
        
Menurut Andi, Presiden Jokowi benar-benar tegas dan memberlakukan sanksi keras kepada daerah-daerah yang lamban dalam menangani kebakaran lahan. Salah satunya adalah dengan ancaman pencopotan jabatan TNI-Polri di daerah paling rawan terjadi kebakaran lahan mulai tahun ini.
        
Karena itu, ia mengatakan seluruh pemangku kebijakan yang terkait, mulai dari Polda Riau hingga Korem 031 Wirabima mulai kembali melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang berpotensi terjadinya kebakaran lahan di Riau.
        
"Masalah antisipasi sebenarnya sudah sejak lama kita lakukan. Namun Presiden ingin lebih serius, bahkan Presiden menginginkan agar tidak ada lagi kebakaran lahan tahun ini," katanya.
        
Ia menambahkan Pemprov Riau bersama kementerian, instansi dan kabupaten/kota di Riau sudah melakukan pertemuan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan tahun ini.
        
"Dan beberapa pihak sudah menyikapinya, seperti Polda Riau dibantu dengan pihak terkait seperti perusahaan-perusahaan membangun setidaknya 140 sekat kanal di lahan gambut," ujarnya.
        
"Untuk tahun ini, kita lebih kepada pencegahan. Karena keinginan Presiden, termasuk kita, bagaimana kebakaran lahan tersebut tidak lagi terjadi," lanjut Andi Rachman.
 
 

loading...