Serapan Anggaran SKPD Dumai Masih Minim, Berikut Keterangannya

id serapan anggaran, skpd dumai, masih minim, berikut keterangannya

Serapan Anggaran SKPD Dumai Masih Minim, Berikut Keterangannya

Dumai, Riau (Antarariau.com) - Sejumlah satuan kerja perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Dumai, Provinsi Riau, hingga Agustus ini masih minim dalam realisasi serapan anggaran keuangan untuk pelaksanaan program pembangunan.

Data Bagian Administrasi Keuangan Sekretariat Daerah Kota Dumai, Minggu, menyebutkan SKPD masih minim serapan anggaran ini diantaranya, BLUD RSUD dengan 43,09 persen, Dinas Kesehatan 43,56 persen, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah 48,34 persen serta Sekretariat Daerah 48,86 persen.

Sedangkan satker terbanyak penyerapan anggaran, Kesbangpolinmas 72,63 persen, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan 70,73 persen, Dinas Perhubungan 68,62 persen dan Badan KB Perlindungan Perempuan dan Anak 68,13 persen serta Kantor Pelayanan Pasar 67,69 persen.

"Penyerapan APBD 2016 secara keseluruhan sudah mencapai 50,49 persen dan realisasi ini cukup tinggi dibanding kabupaten kota lain di Riau berdasarkan informasi badan pengawasan keuangan pembangunan provinsi Riau," kata Kepala Bagian Administrasi Keungan Dumai Harman, Minggu.

Serapan anggaran lebih dari separuh ini, lanjut dia, juga ditambah dari progres pelaksanaan progam pembangunan fisik pada Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp21,2 miliar dari total dana infrastruktur sebanyak Rp140,1 miliar.

Dijelaskan dia, pada APBD 2016, target belanja daerah Pemkot Dumai ditetapkan sebesar Rp1,089 triliun, dan jelang akhir Agustus ini baru terserap Rp523 miliar atau sekitar 50,49 persen anggaran sudah terpakai.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Dumai Said Mustafa menegaskan agar semua SKPD untuk serius dan mengoptimalkan pelaksanaan program anggaran yang sudah disusun dan ditetapkan.

Menurutnya, tujuan dari optimalisasi penggunaan anggaran tersebut selain untuk mencapai target pembangunan, juga demi kepentingan masyarakat dan memajukan perekonomian daerah.

"Kepada satker yang masih rendah serapan anggaran untuk segera melakukan realisasi di sisa waktu tahun ini," jelasnya.