Sinarmas

Tekan Tunggakan Premi, BPJS Kesehatan Pekanbaru Gandeng Pers

Pekanbaru (Antarariau.com) - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru  berkolaborasi dengan pers menggiatkan sosialisasi tentang pembayaran premi tepat waktu pada badan usaha dan peserta mandiri guna menekan tunggakan premi asuransi non polis tersebut.

"BPJS Kesehatan sulit menjangkau peserta hingga ke pelosok desa, namun melalui pemberitaan yang diterbitkan media diyakini dibaca oleh masyarakat  hingga ke desa-desa," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Eddy Martadinata, di Pekanbaru, Selasa.

Ia mengatakan itu di sela acara PPOB-Bank ghatering 2017 untuk mengoptimalkan iuran dan pembinaan mitra kerja di wilayah Kota Pekanbaru yang diikuti 98 peserta.  

Ia mengatakan perlunya menggencarkan sosialisasi karena sebagian besar penyebab terjadinya tunggakan premi khususnya peserta mandiri antara lain lebih karena rendahnya sosialisasi disamping rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan.

"Oleh karena itu selain berkolaborasi dengan pers, kita juga menempatkan sebanyak 14 kader JKN-KIS khususnya pada daerah yang memiliki tunggakan tertinggi dan belum terjangkau sosialisasi secara maksimal," katanya.

Rendahnya  sosialisasi tentang BPJS Kesehatan, katanya lagi telah berdampak terhadap rendahnya kolektibilitas kepesertaan mandiri, bahkan ditemukan  perilaku peserta mandiri ketika sakit rajin membayar premi dan setelah sehat lalu berhenti membayar premi.

"Jika peserta mandiri yang menunggak sebanyak 1.000 orang saja maka tentu banyak dana yang tidak akan masuk hingga berakibat mempengaruhi keberlanjutan program JKN-KIS," katanya.

Ia mengumpamakan, jika pelanggan menunggak iuran listrik, PLN akan memutuskan jaringannya,  namun jika peserta menunggak premi, maka hanya kartu kepesertaannya saja yang tidak aktif atau dikenakan denda jika mengaktifkan kartunya kembali.

"Ketaatan peserta untuk membayar premi diperlukan apalagi saat ini tingkat kolektibilitas peserta mandiri periode Januari-Desember 2016  hanya mencapai 43,6 persen,"katanya.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Pekanbaru meliputi wilayah kerja Kabupaten Palalawan, Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar dan dan Kabupaten Rokan Hulu.