Dispora Sumut Perbanyak Turnamen Antar Pelajar Pantau Bibit Berbakat

Medan, (Antarariau.com) - Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara  memperbanyak turnamen olahraga antarpelajar terkait menggairahkan kegiatan olahraga sekaligus memantau bibit-bibit atlet berbakat di daerah itu.

Kepala Bidang Bina Keolahragaan Dispora Sumut, Rudi Rinaldi, di Medan, Rabu, mengatakan pihaknya telah mengagendakan sejumlah program kerja selama tahun 2017, salah satunya menyelenggarakan turnamen 19 cabang olahraga tingkat pelajar.

Untuk itu, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan pengurus Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Sumut terkait program tersebut, mengingat program itu merupakan wewenang Bapopsi selaku badan pembina olahraga pelajar.

Namun, untuk menyukseskan program yang ada, Bapopsi tetap menjalin kerjasama dengan KONI Sumut, Pengpov Cabor, serta seluruh mitra olahraga. 

"Program ini tentu bertujuan untuk pembinaan para atlet pelajar di Sumut. Karena selama ini even dan kompetisi olahraga di kalangan pelajar sangat minim. Dengan adanya kompetisi inilah, mereka akan terus terpacu untuk bersaing menjadi yang terbaik," katanya. 

Ia mengatakan berbagai turnamen yang akan digelar tersebut juga dijadikan sebagai media seleksi bagi setiap cabang olahraga untuk mempersiapkan atletnya menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVI di Jawa Tengah.

"Ini adalah kesempatan bagi atlet untuk memperbanyak jam terbang mereka. Dengan demikian kejuaraan sebagai media evaluasi setiap atlet untuk memperbaiki diri sebelum Popnas berlangsung pada September nanti," katanya. 

Ia juga menyampaikan salah satu indikator utama sebuah prestasi adalah adanya kompetisi yang berkelanjutan, karena dengan maraknya turnamen, akan mampu menambah jam terbang bertanding sekaligus mengasah kemampuan atlet.

"Untuk mencetak atlet profesional tentu memerlukan pengalaman bertanding. Mereka bakal merasakan ketatnya persaingan dengan atlet lain sehingga mencoba sejauh mana mental bertanding itu sendiri. Karena apapun ceritanya, latihan tanpa kompetisi tentu sangat sulit bagi seorang atlet meraih prestasi," katanya.

loading...