Pangdam: Kebakaran Lahan Takkan Terjadi Bila Rakyat Riau Tanam Jagung

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Panglima Daerah Militer Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung mengatakan pengembangan lahan pertanian di Riau yang diusung oleh Menteri Pertanian dan Pemerintah setempat dapat menekan angka kebakaran hutan dan lahan. 

"Jadi Riau ini jangan hanya dikenal karena asap saja. Tapi sawah dan jagung juga," kata Pangdam di Pekanbaru, Jumat. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam kunjungan kerja ke Riau hari ini menyampaikan akan menjadikan provinsi yang kaya sumber daya alam itu sebagai basis produksi tanaman pertanian. 

Menteri mengatakan akan mendorong pemerintah setempat menyiapkan 100.000 hektare lahan untuk ditanami komoditas tanaman pangan. 

Menurut Pangdam, langkah itu dinilai sebagai salah satu upaya tepat untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan. Ratusan ribu hektare lahan "open access" atau lahan tak bertuan di wilayah itu, kata dia, akan dimanfaatkan untuk pengembangan produk pertanian. 

Sehingga, lahan yang biasanya kerap terbakar karena perambahan tersebut diharapkan tidak lagi dibakar. 

"Kebakaran tidak akan terjadi kalau kita bersama rakyat tanam jagung. Kan tidak mungkin tanaman jagung dibakar," katanya. 

Selain itu, dia juga mengatakan pengembangan lahan pertanian tersebut juga dapat mewujudkan swasembada pangan sesuai program pemerintah. 

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menyatakan mendukung penuh upaya tersebut. Dia bahkan mengatakan jagung sangat berpotensi untuk dikembangkan pada lahan gambut yang saat ini dalam proses restorasi oleh Badan Restorasi Gambut. 

"Ada 900.000 kawasan hidrologi gambut yang diperbaiki di Riau. Nanti ada tim memeriksa, jagung itu bisa tidak di gambut. Jadi ada diversifikasi," ujarnya. 

Ia optimisi program tersebut dapat terlaksana dengan baik melalui sinergitas seluruh pihak terkait. 

***4***



loading...