Gubri Yakin Ekspor Jagung Bisa Perbaiki Ekonomi Daerah

Pekanbaru (Antarariau.com) - Gubernur Riau menyebutkan bahwa Riau memiliki potensi untuk bisa mengekspor jagung yang dapat menghasilkan keuntungan hingga triliunan rupiah dan perbaiki ekonomi.

"Dari segi ekonomi, kita memiliki potensi pasar yang terbuka seperti daerah Semenanjung dan Singapura yang sangat dekat dengan kepulauan di Provinsi Riau seperti Meranti san Pelalawan, bahkan keuntungannya bisa capai triliunan rupiah," ujar Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat ditemui di VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jumat.

Gubri juga menjelaskan bahwa Menteri Pertanian sebut harga jagung jika sudah di luar negeri nanti bisa mencapai Rp 100.000 perkilogramnya.

"Kita hitung kasar saja, jika harganya Rp 100.000 perkilogram, dan kita bisa panen 10 ton perhektar, dan selama setahun panen tiga kali, bayangkan jika kita tanam 100.000 hektare, bisa sampai triliunan," ujarnya.

Lebih lanjut Gubri juga harapkan agar nantinya masyarakat di daerah pesisir bisa dikerahkan untuk menanam jagung, karena selain untuk mengurangi kebakaran hutan dan lahan juga sangat membantu perekonomian masyarakat.

Andi juga menyebutkan bahwa Menteri Pertanian sudah menyiapkan mekanisasi bibit serta pendampingan dan juga pasar.  Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa nantinya Menteri Pertanian akan berbicara untuk pemasarannya dengan Kementerian di Malaysia, Singapura atau bahkan mungkin bisa dipasarkan hingga ke Asean.

Sebelumnya, Gubernur Riau dan Menteri Pertanian Indonesia Amran Sulaiman bertolak ke Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan untuk menghadiri panen raya padi, dan menghadiri tanam perdana tumpang sari jagung dan kelapa sawit di Desa Sei Galuh, Lahan PTP V Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar.

Oleh: Gebby Fadhila Sari