Subsidi Dicabut, Tapi Kok Listrik Di Bengkalis Makin Sering Padam??

id subsidi dicabut, tapi kok, listrik di, bengkalis makin, sering padam

Subsidi Dicabut, Tapi Kok Listrik Di Bengkalis Makin Sering Padam??

Bengkalis (Antarariau.com) - Warga Kabupaten Bengkalis mengeluhkan pemadaman listrik yang kerap terjadi setiap hari, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat didaerah pesisir Provinsi Riau itu.

"Pemadaman terjadi setiap hari, bahkan berulang kali hingga tiga sampai empat kali sehari pemadaman dilakukan, ini tentunya mengganggu aktivitas kita sebagai ibu rumah tangga," kata seorang ibu rumah tangga warga desa Ketam Putih, Asmah di Bengkalis, Jumat.

Dia mengatakan, beriringan dengan dicabutnya subsidi listrik, pihak PLN seharusnya tidak melakukan pemadaman secara tiba- tiba hingga berulang kali dalam sehari.

"Listrik semakin mahal tentunya harus semakin baik, ini malah sebaliknya," kata dia.

Sementara itu, warga Kecamatan Bantan juga mengeluhkan hal serupa, Iswadi Idris, menyebutkan pemadaman terjadi hingga empat kali dalam sehari.

"Tentunya ini membuat kita sakit hati, apalagi mati lampunya berhampiran dengan waktu solat, tentu kita mau azan jadi terkendala," kata dia.

Menurut dia, pemadaman yang dilakukan PLN di daerah itu sudah berlebihan, bahkan menurut dia bisa memicu kebakaran, jika dalam sehari hingga lima atau enam kali mati listrik.

"Hidup mati, setiap hari, ini pasti bisa memicu kebakaran, kalau sudah sering mati hidup," ujarnya lagi.

Dia menyebutkan, kendati telah dicabutnya subsidi listrik oleh pemerintah, hendaknya menjadi perbaikan dari pihak PLN .

"Listrik mahal, masyarakat kampung kebanyakan hanya berpenghasilan pada pertanian baik itu, petani karet, jika listrik mahal tanpa mati tentunya menjadi kepuasan tersendiri, namun jika listrik mahal, mati terus kita sakit hati, jantungan jadinya," kata dia dengan kesal.

Untuk itu, dirinya mewakili masyaraka Bengkalis berharap pihak PLN tidak melakukan pemadaman sesuka hati, dan jika memang ada kerusakan pihak PLN juga diminta untuk memberitahukan kepada masyarakat.