Berikut Hasil Operasi Antik 2017 Dumai, 21 Tersangka Sudah Diamankan

id berikut hasil, operasi antik, 2017 dumai, 21 tersangka, sudah diamankan

Berikut Hasil Operasi Antik 2017 Dumai, 21 Tersangka Sudah Diamankan

Dumai, Riau (Antarariau.com) - Kepolisian Resor Dumai, Provinsi Riau selama pelaksanaan Operasi Antik 2017, sejak 9 Februari telah menangani 16 kasus dengan 21 tersangka dan menyita sekitar tiga kilogram narkotika jenis sabu yang diduga asal Malaysia.

Kapolres Dumai Ajun Kombes Polisi Donald Happy Ginting di Dumai, Senin, menyebutkan, jumlah kasus ditangani polisi selama operasi antik 2017 ini bertambah satu dibanding 2016, dan barang bukti lain diamankan daun ganja dan ekstasi.

"Sekitar lebih setengah kilogram ganja dan 389 pil ekstasi juga diamankan selama operasi antik kemarin," kata Donald dalam keterangan pers.

Dikatakan, beberapa tersangka narkoba diamankan itu terdapat juga target operasi Polda Riau, diantaranya, inisial Y alias D diduga pengedar sabu-sabu dengan barang bukti sebesar 3,8 gram.

Selanjutnya, warga Jalan Tenaga Kecamatan Dumai Kota inisial S atas kepemilikan 382 butir pil ekstasi, dan satu tersangka hasil pengembangan penyelidikan bekerjasama dengan Polda Sumatera Utara dan mengamankan 3,4 kilogram sabu.

"Sabu 3,4 kilogram diamankan di satu rumah di kota dumai hasil pengembangan kasus ditangani kepolisian sumatera utara, dan narkoba ini dibawa dari malaysia," sebut kapolres.

Kepolisian, lanjut dia, kini masih memburu seorang kurir warga Dumai berinsial A karena diketahui sering berkomunikasi dengan tersangka HT diamankan Polda Sumut.

Sebelum HT diamankan, tersangka A membawa sabu sebanyak 1 kilogram, dan berhasil kabur karena mengetahui penangkapan dilakukan kepolisian terhadap pelaku.

Sedangkan dua warga Dumai lain, berinisial Z dan I, sudah diperiksa di Mapolres Dumai dan hasil penyelidikan disimpulkan bahwa mereka tidak terlibat dalam kasus tersebut.

"Pengiriman sabu melalui dumai masuk dari laut dan darat, tersangka a menerima upah Rp15 juta untuk sekali pengiriman narkoba, dan kita masih memburu tersangka tersebut," demikian AKBP Donald.