Pekanbaru, (Antarariau.com) - Jajaran Kepolisian di Pekanbaru menciduk seorang Murid Kelas VI Sekolah Dasar DM (12) karena "/>

Murid SD di Rumbai Tertangkap Terlibat Curanmor di Lokasi Pernikahan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Jajaran Kepolisian di Pekanbaru menciduk seorang Murid Kelas VI Sekolah Dasar DM (12) karena terlibat tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor bersama remaja lainnya YN yang juga masih 16 tahun.

 "Tersangka curanmor YN mengakui bahwa ada melakukan kejahatan itu di tempat pesta pernikahan bersama DM (12)," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Kota Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino di Pekanbaru, Jumat.

Penangkapan dilakukan terhadap DM pada Kamis (16/3) dalam dugaan curanmor roda dua Merek Kanzen Black Solid tahun 2005. Pencurian dilakukan di Jalan Perkasa Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir milik korban Syofian (45)

Pencurian dilakukan pada Sabtu (11/2) sekitar jam 15.00 WIB. Pelapor sebelumnya memarkirkan motornya di parkiran tempat undangan pesta pernikahan dan waktu mau pulang sepeda motor yang dibawa sebelumnya sudah tidak ada di parkiran.

"Sepeda motor tersebut dijual kepada Yanto (43)," imbuh Dodi.

Tertangkapnya murid SD itu berawal dari tertangkapnya YN oleh Tim Polisi yang mendapat informasi bahwa ada seseorang menawarkan sepeda motor tanpa Surat Tanda Nomor Kendaraan dan dokumen Buku Pemilik Kendaraan Bermotor. Mendengar hal tersebut tim opsnal langsung melakukan penyelidikan      

Ternyata benar ada sepeda motor yg mau dijual tanpa ada Dokumen STNK dan BPKB. Bahkan mana nomor polisi sudah tidak ada. Kemudian ditangkap YN (16th) mengaku bahwa melakukan curanmor hanya sendiri Sepeda motor merek Turbo Strong warna biru tahun 2002.

Akan tetapi setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan tersangka mengakui bahwa juga melakukan curanmor dengan pelaku lainnya. Salah satunya diakui dengan Murid SD tersebut.