Pekanbaru, (Antarariau.com) - Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru berhasil menangkap dua pelaku jambret yang masih berumur remaja "/>

Ini Kronologis Pengejaran 2 Remaja Pelaku Jambret yang Meresahkan Pekanbaru

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Jajaran Kepolisian Resor Kota Pekanbaru berhasil menangkap dua pelaku jambret yang masih berumur remaja salah satunya ditangkap dengan melakukan pengejaran langsung setelah peristiwa kejahatan terjadi.

"Mendapatkan laporan adanya kejadian jambret dari warga, langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Pekanbaru, Ipda Dodi Vivino SH, MH di Pekanbaru, Jumat.

Peristiwa jambret tersebut awalnya terjadi pada Kamis (16/3) pukul 13.00 WIB di Jalan Sentosa Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya. Korban Ibu Yusni Esther (42) berboncengan bersama Royanti Sibarani sedang melintas di lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Revo.

Lalu tiba-tiba datang dari arah belakangnya dua orang pelaku dengan mnggunakan Sepeda Motor Matic Honda Vario. Pelaku langsung menarik dompet yang berisikn satu unit telepon seluler merk Samsung, uang Rp500 ribu, dan surat-surat berharga lainnya milik korban yang mengendara. 

Setelah melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri dan selanjutnya korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Pada saat bersamaan Polisi Sektor Tenayan Raya sedang melaksanakn patroli di seputaran Kelurahan Sail.

Polisi melakukan pengejaran dan dibantu oleh warga masyarakat berhasil mengamankan salah seorang pelaku AA yang berumur 17 tahun berikut barang bukti. Dia adalah pelaku yang menjambret, sementara pelaku lainnya IP juga masih berumur 1 tahun berhasil kabur.

Setelah diamankan dilakukan interogasi terhadap AA, tanpa buang waktu anggota buser menyisir Jalan Tengku Umar sekitar Pukul 20.00 WIB. Anggota mendapatkan informasi bahwa tersangka IP sedang main di warung internet jalan yang sama.

"Tanpa buang waktu tersangka IP dapat diamankan oleh tim tanpa perlawanan selanjutnya tersangka dibawa ke Polsek Tenayan Raya guna proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kasubbag Humas.

Beberapa hari belakangan ini jambret kian marak dan meresahkan di Pekanbaru. Namun pelakunya masih banyak yang belum ditemukan lantaran korban lama melapor sehingga jejaknya tidak terlacak.

"Pelaku jambret biasanya sistem mobile dengan berkeliling mencari korban. Tentu kami imbau masyarakat lebih mewaspadai pelaku tersebut," imbau Polres Pekanbaru.*



loading...