Disnaker Dumai Imbau Pihak Perusahaan Untuk Laporkan Rencana Penerimaan Karyawan

Dumai, Riau (Antarariau.com) - Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai, Riau, mengimbau perusahaan yang beroperasi di daerah ini melaporkan rencana penerimaan karyawan kepada pemerintah untuk disesuaikan dengan formasi pencari kerja yang tersedia.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Dumai Irwan di Dumai, Jumat, mengatakan tujuan pelaporan rekrutmen karyawan ini karena ada syarat melampirkan kartu pencari kerja atau biasa disebut kartu kuning.

"Perusahaan diimbau untuk melapor jika membuka lowongan kerja karena pencari kerja harus melampirkan kartu kuning sebagai satu syarat," kata Irwan kepada pers.

Disebutkannya, data Disnaker Dumai mencatat hingga akhir 2016 tercatat sekitar 3.013 orang belum mendapatkan pekerjaan alias pengangguran berdasarkan pengurusan kartu pencari kerja.

Keseluruhan jumlah pencari kerja hingga 2016 sebanyak 5.169 orang, terdiri 3.513 laki-laki dan 1.656 perempuan dengan realisasi sudah bekerja 2.156 orang.

"Masih ada ribuan warga menganggur dan untuk menguranginya diharap kerja sama perusahaan agar setiap penerimaan lowongan kerja melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja," sebutnya.

Di samping itu, Disnaker Dumai kesulitan mendata jumlah tenaga kerja di perusahaan besar, padahal sesuai peraturan daerah dibuat, masyarakat lokal diprioritaskan bekerja.

Upaya dilakukan untuk mendata jumlah pekerja di perusahaan dengan cara menyurati agar melaporkan ke pemerintah, namun masih ada penolakan.

Pendataan jumlah pekerja di perusahaan ini guna mengetahui apakah sesuai dengan peraturan daerah atau tidak, dan melihat berapa banyak orang luar bekerja dibanding warga lokal.

"Kami menyayangkan masih ada perusahaan tidak mengikuti aturan sesuai peraturan daerah, termasuk ketika meminta data jumlah pekerja hanya diberikan total pekerja tanpa ada rincian," ucapnya.