Sinarmas

Bappeda Riau Nyatakan Pertumbuhan Ekonomi Siak Masuk Kategori Negatif

Siak (Antarariau.com) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Siak masih dikatakan negatif karena peningkatannya belum signifikan.

"Pertumbuhan ekonomi Siak pada 2015 meningkat sebesar 0,75 persen  dibandingkan tahun 2014. Meskipun meningkat, namun pertumbuhan ekonomi Siak masih negatif," kata Sekretaris Bappeda Provinsi Riau, Supriadi di Siak, Jumat.

Sementara itu kata Supriadi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Siak tahun 2015 tertinggi ke-tiga di Provinsi  Riau, dengan rata-rata pertumbuhan naik 0,57 poin per tahunnya.

Didampingi itu Angka Harapan Hidup (AHH) Siak juga tertinggi ke-tiga di Provinsi Riau. namun demikian, AHH daerah setempat pada tahun 2015 tidak ada peningkatan dibandingkan 2014.

"Angka Harapan Hidup merupakan alat untuk mengevaluasi kinerja pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Meskipun begitu, Supriadi mengapresiasi Siak telah berhasil menyelesaikan program Wajib Belajar sembilan tahun per tahun 2015. Rata-rata masyarakat berjulukan negeri istana ini mendapatkan pendidikan formal hingga kelas 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Siak juga peringkat ketiga dalam penanam modal dalam negeri (PMDN) yang memberi kontribusi sebanyak 9,8 persen terhadap PMDN Provinsi Riau. Ditambah lagi capaian investasi dalam negeri (PMA) tertinggi se-Riau dan menyumbang 34,8 persen.

"Belum disahkannya Perda RTRW Provinsi Riau sejak Tahun 2012, menghambat investasi yang masuk ke Siak yang diperikakan triliunan rupiah," sebutnya.

Selain itu Siak juga berkontribusi 9,33 persen terhadap pengeluaran per kapita Provinsi Riau. Komposisi pengeluaran rumah tangga dapat dijadikan ukuran untuk menilai tingkat kesejahteraan ekonomi penduduk.