Arsene Wenger Angat Bicara Soal Rencananya Untuk Arsenal

London (Antarariau.com) - Arsene Wenger menyatakan akan segera mengumumkan masa depannya, apakah akan tetap melatih Arsenal atau meninggalkan klub yang telah diasuhnya sejak 21 tahun lalu.

Wenger memang belum mengkonfirmasi keputusan yang akan diambil menyusul kontraknya yang akan habis akhir musim ini.

Namun, pria asal Prancis itu dalam tekanan akibat serangkaian hasil buruk yang diterima Arsenal, enam kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Hal terbaru, The Gunners dikalahkan West Brom dengan skor 3-1 sehingga tercecer di peringkat lima klasemen dengan selisih lima poin dari Liverpool di posisi empat atau batas kualifikasi Liga Champions.

"Saya tahu apa yang akan saya lakukan di masa depan dan saya akan memberitahu Anda dengan segera," kata Wenger yang kontrak kerjanya bersama Arsenal akan habis akhr musim ini dilansir dari ESPN, Sabtu (18/3).

Ia menimpali, "Saya tidak berpikir jika sekarang saya selalu merasa cemas tentang ini. Kami berada dalam jalur buruk yang unik, yang belum pernah kami rasakan dalam 20 tahun. Kami kalah laga demi laga dan itu lebih penting ketimbang masa depan saya."

Ketika ditanya, apakah Wenger membiarkan orang lain atau klub mengetahui keputusan yang akan diambil, ia menjawab, "Tidak."

Wenger juga mengomentari beragam protes yang disampaikan fans Arsenal dalam pertandingan melalui nyanyian atau spanduk.

"Saya menyaksikan pertandingan, saya tidak melihat tribun selama pertandingan. Saya percaya Anda melihat hal itu. Anda fokus pada pekerjaan Anda, tidak peduli apa yang dipikirkan orang," katanya.

Wenger kemudian membahas suasana pertandingan yang diwarnai ketidakpuasan para penggemar.

"Saya tidak tahu. Dalam pekerjaan kami, seperti ketika Anda bermasalah dengan mesin. Anda selalu bisa menemukan banyak masalah, tetapi yang utama adalah menemukan satu yang paling penting," katanya.

Ia pun menambahkan, "Saya pikir yang paling penting saat ini adalah kami memiliki 77 persen kepemilikan bola, namun tidak menciptakan banyak peluang."