Sinarmas

Mayoritas Masyarakat Riau Masih Bergantung Pada Hasil Perkebunan

Pekanbaru (Antarariau.com) - Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau menyebutkan sebagian besar masyarakat yang ada di daerah itu bergantung pada sektor perkebunan atau mencapai 67,67 persen dari penduduk setempat.

"Berdasarkan data 2015 lalu, luas tanaman perkebunan di Riau tercatat 3.550.211 hektar dengan jumlah petani mencapai 1.046.900 orang," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau Ferry HC Ernaputra di Pekanbaru, Senin.

Ia memaparkan lahan perkebunan seluas 3.550.211 hektar itu terdiri atas tanaman kelapa sawit, kelapa, karet maupun sagu.

"Lahan perkebunan sawit di Riau tercatat seluas 2.424.544 hektar dengan jumlah petani sebanyak 5.24.561 orang, kemudian luas lahan tanaman kelapa 514.167 hektar dengan jumlah petani 208.065 orang," sebutnya.

Kemudian lanjutnya, untuk lahan tanaman karet seluas 501.787 hektar, jumlah petani mencapai 241.071 orang, sedangkan sagu seluas 83.691 hektar dan petaninya berjumlah 12.562 orang.

"Dan tanaman perkebunan lainnya yang diantaranya ialah, kopi kakao maupun pinang tercatat seluas 26.022 hektar dengan jumlah petani 73.203 orang.

Ia mengatakan dari keseluruhan petani kebun yang berjumlah 1.046.900 orang itu memiliki tanggungan atau jumlah orang tertanggung dengan total 4.187.600 orang.

"Secara nasional, lahan perkebunan kelapa sawit, kelapa dan sagu di Riau merupakan terluas di Indonesia, dan sebagian besar kepemilikan perkebunan adalah milik rakyat," ujarnya.

loading...