PTPNV

Legislator Riau Harapkan PAKLINA Jadi Mitra PLN Atasi Masalah Kelistrikan

Pekanbaru (Antarariau.com) - Anggota DPRD Riau Komisi D, Erizal Muluk meminta Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Kontaktor Listrik Nasional atau PAKLINA Riau periode 2017-2022, yang baru terbentuk agar menjadi mitra PLN untuk mengatasi masalah kelistrikan di wilayah setempat.

"Asosiasi bisa membantu PLN melihat mana wilayah yang belum dialiri listrik dan menyampaikannya," kata anggota Komisi D DPRD Riau Erizal Muluk pada acara Musda I dan pelantikan pengurus DPD Paklina Riau di Pekanbaru, Senin.

Erizal mengemukakan selain menjadi kontraktor listrik anggota Paklina bisa membantu meringankan beban tugas PLN bagi wilayah-wilayah yang belum bisa terjangkau selama ini. Namun dengan syarat koordinasi dan saling menyampaikan informasi.

"Karena pastilah PLN miliki keterbatasan misalkan berapa banyak masyarakat butuh listrik di salah satu desa," kata Erizal mencontohkan.

Erizal Muluk menambahkan semoga terbentuknya Paklina ini bisa menjadi salah satu cara untuk membuka peluang  mempermudah pemenuhan listrik rakyat kecil dan dengan biaya murah.

Disisi lain Ketua DPD Paklina Riau terpilih Yosrizal menerangkan pada tahap pertama bertugas akan melakukan pembinaan kepada anggota.

"Kami menargetkan bagaimana tetib administrasi setiap kontraktor yang bergerak dibidang kelistrikan bisa terpenuhi. Hingga seluruh badan usaha harus ada izin yang lengkap," urainya usai dilantik.

Selain itu sebut Yos dengan peningkatan kompetensi dimiliki maka anggota Paklina nantinya akan mampu bersiang untuk ikut tender proyek dibidang kelistrikan pada wilayah Riau.

Apalagi selama ini sebutnya banyak kontraktor luar Riau yang memenangkan pekerjaan kelistrikan.

"Sementara kontraktor lokal hanya mendapat sisa yang kecil- kecil saja. Ini artinya kita belum mampu menjadi raja di rumah sendiri," urainya.

"Kita persiapkan angota bersertifikat karena saat mengambil pekerjaan mereka akan mampu berkompetisi," katanya lagi menambahkan.

Disisi lain Manajer SDM dan Umum PLN Wilayah Riau Kepulauan Riau (WRKR) Dwi Suryo menyebutkan tingkat elektrifikasi di wilayah tersebut hingga Januari 2017 sudah 85,38 persen.

Sisanya masih ada 14,65 persen yang masih rendah eletrifikasinya yakni di Rohul.  

"Kami mencatat rasio elektrifikasi listrik di Rohul 38 persen, terendah dari semua," tegasnya.

Ia menambahkan di Riau ada 1.829 desa. Dari jumlah tersebut yang sudah dialiri listrik 1.561desa.

"Sisanya 268 belum dialiri listrik," tegas Dwi menambahkan.