Beri Kuliah Umum, Pj Bupati Kampar Tekankan Pentingnya Kelestarian Alam

Kampar (Antarariau.com) - Sampah hasil pengolahan sawit saat ini belum tersentuh manfaatnya, karena pada saat ini Manusia hanya mementingkan buah atau hasil dari sawit tersebut. Padahal banyak manfaat yang didapat dari Limbah sawit hasil pengolahan Pabrik Kelapa sawit. Banyak turunan yang dihasilkan dari Limbah sawit, diantaranya mampu menghasilkan Biogas dan pupuk Kompos serta turunan lainnya. Sesuai dengan Mandatoring Kementerian Energi Sumber Daya Mineral adalah Daerah mampu mengahasilkan energi Baru dan terbarukan.  Salah satu energi baru terbarukan tersebut berasal dari Tanaman sawit, Mulai dari ujung batang sampai keakarnya. Demikian dikatakan Pj. Bupati Kampar Syahrial Abdi ketika mengisi Kuliah Umum dengan Tema Energi Dari Limbah Industri Sawit di Politeknik Kampar dihadapan mahasiswa Politeknik Kampar (POLKAM) diGedung serba guna Politeknik Kampar, Senin 20/3.

Polkam telah berhasil melakukan turunan dari pengolahan Limbah sawit diantaranya pengolahan limbah sawit mengahsilkan pupuk kompos, Biogas, Bio Diesel, Minyak goreng, sabun serta pengujian untuk air dan limbah dan ada lagi sekitar 106 turunan lagi lainnya. Artinya, apabila dibuka untuk semua jurusan, dapat dibayangkan banyaknya sumber ilmu pengetahuan baru yang mampu dipelajari oleh Mahasiswa dikabupaten Kampar ini ungkap Syahrial Abdi.

Saat ini terjadi penurunan harga Minyak didunia, hal ini berdampak melemahnya harga minyak diindonesia,  Penurunan harga minyak dunia mempengaruhi seluruh negara di dunia. Bagi Indonesia, Bank Dunia menilai penurunan harga minyak cenderung berdampak positif, penurunan harga si emas hitam sangat membantu mengurangi tekanan terhadap neraca perdagangan maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga minyak juga membawa risiko bagi Indonesia yaitu berkurangnya pendapatan negara dari sektor migas. Dia berharap pemerintah punya langkah untuk mengatasi risiko ini ungkap Syahrial Abdi.

Provinsi Riau pernah mengalami kenaikan laju perekonomian diatas daerah lain sebesar 7% pada tahun 2011 hingga 2012, ketika harga minyak 100 us Dollar, saat ini harga minyak dunia yakni 47 us dollar, karena banyaknya embargo negara pengahsil minyak yang telah dibuka kembali, ini berdampak menurunnya harga minyak dunia, ujarnya.

Sementera itu Direktur POLKAM Nina Veronika, ST., M.Sc dalam sambutannya mengatakan Ada tiga jurusan yang hadir pada kuliah umum tersebut diantaranya Teknik Pengolahan sawit, Teknik Informatika dan Teknik perbaikan Mesin, sementara itu jumlah mahasiswa yang mengikuti perkuliahan adalah sebanyak 176 orang.

Selanjutnya Nina Veronika, ST., M.Sc menjelaskan bahwa pada saat yang lalu juga telah dilakukan Penandatanganan kesepakatan antara Politekni Kampar dengan Dinas Perhubungan dibidang Informatika. Dirinya juga mengahrapkan semakin banyaknya kerjasama yang dilakukan pihak POLKAM dengan pihak lain.

Ditambahkannya, Kuliah umum ini sangat baik dampaknya bagi mahasiswa, karena dengan adanya kuliah umum dengan Tema Energi Dari Limbah Industri Sawit semiakin menambah semangat dan keyakinan anak didik untuk memanfaatkan hasil turunan pengolahan Limbah Sawit ujar Nina Veronika.

Selain itu dirinya menjelaskan bahwa Ada beberpa program unggulan di Politeknik Kampar ini diantaranya pengolahan Limbah Sawit menjadi Biogas dan Pupuk Kompos, sayangnya sampai saat ini teknik tersebut belum diterapkan dan masih banyak lagi yang dilakukan oleh POLKAM ini. Hadir pada kuliah umum tersebut diantaranya, Kepala Dinas Perhubungan Hambali, Kepala Dinas PU Indra Pomi, Asisten 3 Nurahmi, Kepala Dinas Perkebunan serta mahasiswa dan Mahasiswi POLKAM.