Angkasa Pura II

Cegah Karhutla, Polisi Dan Warga Siak Bangun Kanal

Siak (Antarariau.com) - Warga Kampung Srigemilang dan Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasip, Kabupaten Siak, beserta anggota Polsek setempat, Jumat bergotong-royong untuk membangun sekat kanal guna mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi saat musim kemarau.

"Pembuatan sekat kanal ini dilakukan dikarenakan Kampung Srigemilang adalah wilayah gambut dan juga pernah terjadi Karhutla di tahun-tahun sebelumnya," kata Pj penghulu Kampung Srigemilang, Kecamatan Koto Gasip M Amran Syarif di Siak.

Cadangan air yang minim di wilayah Srigemilang kerap membuat lahan pertanian masyarakat di wilayah itu terbakar.

Mereka membuat sekat kanal (canal blocking) menggunakan pasir yang dimasukan dalam karung dan disusun. Katanya lagi, tidak hanya warga saja bergotong royong, melainkan juga dibantu anggota kepolisian setempat.

Kanit Sabhara Polsek Koto Gasip Indra Hutasoit menyampaikan, kegiatan gotong royong itu untuk antisipasi sejak dini terhadap Karhutla dan menekan jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Siak.

"Ada sebanyak 17 anggota Polsek Koto Gasib yang bergotong royong dengan masyarakat, membuat sekat kanal di dua kampung, yakni Srigemilang dan Rantau Panjang," katanya pula.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Siak, daerah ini memang memiliki lahan gambut cukup besar yakni 34 persen, yang tersebar di sembilan kecamatan dari total 14 kecamatan keseluruhannya.

Potensi gambut di Kabupaten Siak mempunyai wilayah yang cukup luas. Penyebaran lahan gambut ini menempati satuan morfologi dataran rendah yang terletak di sekitar daerah Libo ke arah utara dan barat, daerah sekitar Lubuk Dalam ke arah timur hingga daerah Zamrud, daerah Kecamatan Sungai Apit dan daerah Perawang.


loading...