Legislator Riau Nyatakan Belum Terima Surat Pergantian Manahara Manurung

Pekanbaru (Antarariau.com) - DPRD Provinsi Riau mengaku belum menerima surat resmi dari Partai PDI Perjuangan terkait pergantian pimpinan Wakil Ketua DPRD Riau Manahara Manurung, yang rencananya akan digantikan posisinya oleh ketua DPD PDI Perjuangan Riau, Kordias Pasaribu.

Wakil ketua DPRD Riau dari fraksi PAN Sunaryo di Pekanbaru, Rabu mengatakan, pihaknya tidak mendapat kejelasan informasi terkait pergantian Wakil Ketua DPRD Riau dari fraksi PDI Perjuangan tersebut.

"Informasi hanya kabar burung saja yang kami dapat. Saya tidak bisa menyatakan itu benar sebab surat resmi yang masuk ke kita belum ada," ujarnya.

Ia menjelaskan, sesuai prosedural pergantian tampuk pimpinan dewan DPRD Riau terlebih dahulu dari surat pergantian fraksi yang bersangkutan, kemudian Surat keputusannya berasal dari pihak Kementerian Dalam Negeri.

Ia menjelaskan, prosesnya tentu berbeda dengan pergantian alat kelengkapan dewan lainnya karena masa jabatan kelengkapan dewan sendiri seyogyanya hanya selama 2,5 tahun dan pada April ini akan dilakukan rolling jabatan.     

"Saya kira dalam Tata Tertib, tidak ada rolling 2,5 tahun untuk jabatan pimpinan, ini berbeda dengan alat kelengkapan dewan lainnya. Kalau kebijakan dari partai sendiri bisa saja seperti itu," katanya pula.

Sementara, saat dikonfirmasi di tempat berbeda, Manahara Manurung mengaku siap lengser dari jabatannya sebagai Wakil DPRD Riau dan akan tunduk dengan perintah partainya.

"Kalau saya diganti dari jabatan pimpinan ini,  itu urusan partai karena kami petugas partai. Kalau dapat surat dari partai perihal penggantian kita laksanakan. Tidak ada cerita mempertahankan jabatan dengan segala cara. Jika diganti ya oke oke saja," jelas Manahara.

Dsinggung perihal jabatannya akan digantikan oleh Kordias Pasaribu, Manahara mengaku belum mendapat informasi dari internal partainya, namun dirinya mengaku tidak berkeberatan jika digantikan oleh kader lainnya. 


loading...