Angkasa Pura II

Pemko Pekanbaru Terjunkan Enam Unit Mobil Damkar Tanggulangi Kebakaran Gudang

Pekanbaru  (Antarariau.com) - Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 4.000-10.000 liter milik Pemerintah Kota Pekanbaru dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang percetakan di wilayah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Kamis.
         
"Anggota kita berupaya maksimal memadamkan api di gudang karena lokasinya dekat dengan gudang penyimpanan tabung elpiji," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Kota Pekanbaru, Burhan Gurning kepada Antara di Pekanbaru.
         
Dalam kejadian itu, sebuah gedung yang berada di komplek pergudangan Jalan Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar terbakar hebat pada Kamis siang. Asap hitam terlihat mengepul ke udara akibat kebakaran tersebut.
         
Sementara di sisi lain, gudang yang diketahui milik PT Srideli Jaya itu berbatasan dengan gudang penyimpanan elpiji. Dari pantauan, pengelola gudang penyimpanan elpiji seketika langsung berupaya memindahkan seluruh tabung menggunakan sejumlah truk.
         
Secara administratif, lokasi kebakaran berada di wilayah Kabupaten Kampar, namun jauh dari ibu kota Kampar, Bangkinang. Sementara dari sisi geografis lokasi tersebut berbatasan dengan kota Pekanbaru.
         
"Sehingga ketika dapat laporan, tim kita langsung turun ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman meskipun itu masuk wilayah Kampar," jelasnya.
         
Gurning menuturkan, api berhasil dikuasai sekitar satu jam kemudian dan upaya pemadaman sempat terkendala dengan sumber air.
         
Dalam kondisi tersebut, pihaknya terus mengerahkan mobil Damkar berkapasitas besar hingga api berhasil dikuasai.
         
"Yang kita khawatirkan api menjalar ke gudang elpiji. Namun saya bersyukur api berhasil diatasi hingga tidak menimbulkan bencana lebih besar," jelasnya.
         
Lebih jauh, Gurning sempat menyatakan kekecewaannya kepada Pemerintah Kabupaten Kampar yang tidak menyiapkan peralatan pemadam kebakaran berupa mobil damkar atau sejenisnya di wilayah Siak Hulu.
         
Dia mengatakan seharusnya Pemerintah Kampar dapat lebih memperhatikan daerah yang berbatasan dengan Kota Pekanbaru tersebut sehingga tidak selalu bergantung dengan Ibu kota Provinsi Riau itu.
         
Disisi lain, Polres Kampar tengah berusaha mendalami penyebab kebakaran gudang percetakan tersebut.
         
"Hingga saat ini penyebab terjadinya kebakaran belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan Kepolisian Sektor Siak Hulu," kata Kapolsek Siak Hulu, Kompol Vera Taurensa.
         
Namun demikian, pemeriksaan sejumlah saksi diketahui kebakaran terjadi saat saksi dua karyawan RF (25) dan HD (27) sedang bekerja di gudang solven (sejenis tiner).
         
Saat bahan itu akan dicampurkan dengan tinta, tiba-tiba salah satu kaleng penampungan solven meledak.
         
Ledakan menimbulkan api yang dengan cepat menyambar material mudah terbakar di sekitar areal gudang solven sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran.
         
Ledakan dan kebakaran tersebut mengakibatkan kedua saksi mengalami luka bakar di bagian kaki dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Thabrani Pekanbaru menggunakan mobil milik perusahaan.
         
Menurut Vera, kerugian materiil yang dialami pihak perusahaan belum dapat ditaksir.
         
Polisi masih dalam proses meminta keterangan dari saksi-saksi, mengamankan barang bukti dan memasang garis polisi.  

loading...