1.592 Desa Di Riau Dipersiapkan Untuk Menguasai Informasi Dan Teknologi

Pekanbaru (Antarariau.com) - Pemerintah Provinsi Riau, kini mematangkan persiapan segala sesuatu kebutuhan infrastruktur, jaringan, serta memperkuat sinergisitas organisasi perangkat daerah tingkat provinsi dan desa untuk mempercepat 1.592 desa menguasai informasi dan tekhnologi.


"Untuk mendukung percepatan penguasaan IT bagi desa maka pemerintah Riau juga perlu mendorong Telkomsel Riau untuk mengikuti setiap strategi dan program pembangunan di provinsi Riau agar desa sudah bisa mencapai G0 I.T tahun 2019," kata Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman di Pekanbaru, Kamis.

Arsyadjuliandi Rachman mengatakan itu dalam Forum Group Discussion dengan tema "Akankah Riau Go IT sampai ke Kawasan Perdesaan". Tema FGD dalam rangka HUT 10 Windu Perum LKBN Antara mengabdi kepada negara dalam menyebarluaskan informasi yang terpercaya, memberdayakan mencerdaskan masyarakat dalam kerangka bingkai NKRI.

Menurut dia, penguasan IT dibutuhkan selain membantu sistem pemerintahan yang efisiensi dan efektivitas juga mendorong  pertumbuhan ekonomi apalagi besarnya alokasi dana desa bersumber dari APBD provinsi dan kabupaten yang bisa dimanfaatkan.


Ia mengatakan, penggunaan ADD itu tentunya harus secara transparan dan akuntabilitas  serta diawasi dengan baik.

"Ketika desa-desa sudah menguasi IT, sekaligus akan medukung percepatan realisasi visi dan misi Riau tahun 2020 menjadi pusat ekonomi dan kebudayaan melayu di Asia Tenggara. Sebuah mimpi besar itu bisa dicapai jika semua organisasi perangkat daerah bersinergi secara kuat," katanya.

Oleh karena itu, FGD ini menjadi sarana efektif dalam menghimpun berbagai masukan-masukan guna mempercepat  desa Go IT yang selanjutnya diperlukan langkah konkrit karena dampaknya besar masyarakat bisa berkomunikasi dengan lancar dan mendorong peningkatan kunjungan  turis asing ke Riau.


Selain mendorong pembangunan pariwisata, katanya lagi, penerapan IT juga harus dikembangkan untuk bidang pendidikan, kesehatan dan bisnis di desa. Khusus pengembangan bisnis di desa diharapkan peran serta BUMN dalam menggarap potensi desa dan ekonomi kreatif.

Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Riau, Yogi Getri mengatakan, Riau masih berbenah diri untuk mencapai Riau Go IT itu misalnya mengubah pola pikir aparatur, memaksimalkan penggunaan web site SKPD yang harus Go I.T

"Secara bertahap pembenahan tetap dilakukan sebab semboyan Tanah Melayu Riau serta pembangunan  Riau Go IT sudah ada dalam Perda No 6 tahun 2015 dan ini menyemangati perangkat daerah untuk lebih bergiat lagi mempercepat desa Riau Go I.T" katanya.

Kepala Biro Antara Riau Maswandi menyatakan ada berbagai hal yang bisa dicarikan solusinya melalui duduk bersama seperti kegiatan FGD ini seperti penyelesaian rencana tata ruang wilayah Riau yang tidak kunjung tuntas, penyusunan APBD yang molor dan lainnya.


"Tentu saja Antara Riau siap menginisiasi kegiatan dimaksud sebagai bentuk kepedulian terhadap daerah," ujarnya.