Pembebasan 80 Anak Perempuan Nigeria Dapatkan Pujian UNICEF

id pembebasan 80, anak perempuan, nigeria dapatkan, pujian unicef

Pembebasan 80 Anak Perempuan Nigeria Dapatkan Pujian UNICEF

Markas PBB (Antarariau.com) - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Dana Anak-anak (UNICEF) memuji upaya berbagai pihak terhadap pembebasan lebih dari 80 anak perempuan yang diculik oleh kelompok bersenjata Boko Haram di bagian timur-laut Nigeri sejak tiga tahun lalu, Sabtu (6/5).

"Menyenangkan saat mengetahui bahwa anak-anak perempuan tersebut akan kembali ke keluarga mereka," demikian pernyataan UNICEF.

Selain itu, UNICEF menekankan "Mereka akan menghadapi proses panjang yang sulit untuk membangun kembali hidup mereka setelah trauma dan ketakutan yang tak terperikan yang telah mereka alami di tangan Boko Haram."

Boko Haram adalah kelompok fanatik yang telah melakukan pembunuhan dan penculikan di seluruh wilayah Afrika Barat sejak mereka melancarkan aksi perlawanan pada 2009, sehingga memaksa jutaan orang menyelamatkan diri sebagai pengungsi maupun mencari suaka.

Sedikit-dikitnya 82 dari lebih 200 anak perempuan Chibok yang diculik oleh Boko Haram pada 2014 di Negara Bagian Borno di bagian timur-laut Nigeria telah dibebaskan pada akhir pekan lalu.

UNICEF menyatakan siap mendukung Pemerintah Nigeria menyediakan dukungan psikologi menyeluruh dan layanan khusus lain yang diperlukan.

"Kami akan membantu menyatukan kembali anak perempuan tersebut dengan keluarga mereka dan memastikan mereka dapat melanjutkan pendidikan mereka dalam suasana yang aman," catat UNICEF, layaknya dikutip kantor berita Xinhua China.

Selain itu, "Staf di klinik kesehatan yang didukung UNICEF sudah memberi dukungan bagi upaya mendesak guna mengidentifikasi anak perempuan itu dan melakukan pemeriksaan medis sebelum selanjutnya mengangkut mereka."

UNICEF menyerukan kepada Boko Haram agar mengakhiri semua pelanggaran besar terhadap anak-anak, terutama penculikan anak-anak dan pelecehan seksual serta secara paksa mengkawinkan anak-anak perempuan.

"UNICEF berkomitmen untuk melakukan apa saja yang bisa dilakukannya, selama itu diperlukan guna membantu anak-anak ini memulihkan rasa normal dengan sumber kami yang tersedia," demikian pernyataan badan PBB tersebut.