Pekanbaru, (antarariau.com) - Sekitar 600 orang masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau, Aliansi Pemuda "/>

Demo Pemuda dan Mahasiswa Riau Pertanyakan Pembebasan Bersyarat Jufriadi Tanjung

Pekanbaru, (antarariau.com) - Sekitar 600 orang masa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Riau, Aliansi Pemuda Riau dan Aliansi Pemuda Pancasila, menggelar demonstrasi di depan kantor Kepolisian Daerah Riau mempertanyakan pembebasan bersyarat Jufriadi Tanjung.

"Usut kembali kasus terkait pembebasan bersyarat Jufriadi Tanjung yang dinilai sudah menyalahi aturan
Dimana kasus ini  diduga ada main mata dengan pihak yang bersangkutan," sebut mahasiswa.

Jufriadi Tanjung menurut mereka juga merupakan satu diantara nama-nama yang dituding sebagai otak aksi yang selalu kontra Gubernur Riau. Oleh aebab itu, massa juga mendesak aparat menangkap aktor intelektual aksi-aksi demo yang ditujukan ke keluarga Gubernur Riau Andi Rachman yang terjadi belakangan ini.

Dalam aksinya, ratusan demonstran membeberkan bahwa aktor-aktor pelaku itu sengaja membayar massa mengatasnamakan Mahasiswa Riau dan Pemuda Pancasila melakukan demo untuk mecemarkan nama baik Gubernur Riau dan Mahasiswa Riau.

"Kami tidak rela mereka menyebut atas nama Mahasiswa Riau dan Pemuda Pancasila melakukan demonstrasi yang ingin mencemarkan nama baik Gubenur Riau. Itu semua tidak benar, mereka sengaja dibayar oleh aktor dibelakang layar," sorak seorang mahasiswa Unuversitas Lancang Kuning.

Selanjutnya dalam aksi ini juga terkait pencemaran nama baik Mahasiswa Riau dan Pemuda Pancasila memintak kepada Kapolda Riau untuk segera mengusut pelaku pencemaran nama baik yang diduga disiasati oleh Dody Sugiarto dan Brury.

"Tangkap aktor pelakunya Dody Sugiarto dan Brury yang diduga sebagai aktor dibalik aksi demo bayaran terhadap Mahasiswa dan Pemuda Pancasila," tambah Mahasiswa.

Bersamaan dilakukan aksi demo damai ini, melalui Subdit Shabara Polda Riau memberikan apresiasi kepada ratusan Mahasiswa dan Pemuda Pancasila atas pemberitahun kepada pihak kepolisian terkait kasus pencemaran nama baik oleh oknum yang bertanggung jawab.

"Kita akan usut kembali terkait kasus ini yang menyebutkan beberapa oknum yang diduga oktor dibalik aksi demo bayaran mengatas namakan Mahasiswa Riau dan Pemuda Pancasila yang dengan sengaja menggoyangkan keutuhan Gubenur Riau," katanya.

Selanjutnya pada demonstrasi melakukan aksi damainya ini ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dengan menuntut hal yang serupa.