Pastikan Bebas Antraks, Distanak Pekanbaru Uji Kelayakan Daging Beku Bulog

Pekanbaru (Antarariau.com) - Dinas Peternakan Kota Pekanbaru akan melakukan uji laboratorium terhadap daging kerbau beku impor asal India yang diperdagangkan oleh Bulog Riau di wilayah setempat guna menyambut Ramadan.

"Tujuannya untuk memastikan daging beku kerbau impor asal India itu bebas dari penyakit antraks," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pekanbaru El Syabrina di Pekanbaru, Kamis.

El Syabrina menjelaskan uji laboratorium itu perlu dilakukan di tingkat dasar sebelum didistribusikan langsung ke masyarakat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurutnya sebelum daging tiba di Pekanbaru pihak Bulog sudah melakukan koordinasi dengan Distanak.

Selanjutnya sebut dia siskesmaver (sistem kesehatan masyarakat veteriner) Pekanbaru melakukan pengujian terhadap daging kerbau beku yang di distribusikan kepada masyarakat.

"Memang dua bulan lalu Bulog sudah koordinasi tentang pendistribusian daging beku kerbau India ini," ucap El.

Hal ini ditanggapi baik oleh Distanak walau diakui El sebelum daging kerbau impor asal India ini datang ke Indonesia sudah melalui pemeriksaan di tingkat tinggi.

"Tingkat importirnya memang sudah ada pemeriksaan, tetapi bagaimanapun kita tetap lakukan di daerah ketika daging itu tiba," tuturnya.

Sebab semua pihak harus tetap waspada biarlah pemeriksaan itu berlapis dari pada rugi nantinya atau memakan korban.

"Antraks itu yang perlu kita waspadai dan khawatirkan," tambahnya.

Sementara itu Humas  Badan Urusan Logistik Divre Riau dan Kepri Hendra Gunafi menyatakan bahwa daging kerbau beku impor India ini adalah stok nasional yang sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang yakni pusat.

"Daging Ini juga dilengkapi dokumen impor, kesehatan, dan kehalalannya, kami Bulog Divre Riau-Kepri hanya melanjutkan penjualan stok yang sudah didatangkan pemerintah pusat," tambahnya.


loading...