Sinarmas

Netralisir Harga Di Pasaran, Bulog Datangkan Lima Ton Bawang Merah

Pekanbaru (Antarariau.com) - Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau dan Kepulauan Riau mendatangkan lima ton bawang merah untuk memenuhi kebutuhan dan menetralisir harga di pasar tradisional Pekanbaru.

"Kami mencoba menyajikan selera pasar dengan mendatangkan langsung bawang merah hasil panen petani Solok," kata Humas Bulog Divre Riau dan Kepri Hendra Gunafi di Pekanbaru, Kamis.

Hendra Gunafi menjelaskan saat ini bawang merah di pasar Pekanbaru mulai alami kenaikan harga akibat terbatasnya pasokan.

"Kalau biasanya harga bawang merah Rp19.000/kg kini naik menjadi Rp22.000/kg," tuturnya.

Dia menganalisa kecenderungan harga akan naik ada karena Ramadan sudah mulai dekat.

"Makanya kami Bulog mencoba menambah pasokan dengan mendatangkan bawang Solok Sumatera Barat sebanyak lima ton tahap awal," tutur dia pula.

Pembelian bawang merah ini dilakukan langsung kepada petani sehingga bisa lebih murah dari pasaran dan bersaing.

"Bawang merah ini akan langsung kami pasarkan lewat program stabilisasi pangan dengan pasar murahnya," tambah dia.

Ia menambahkan hal yang sama juga akan dilakukan buat bawang putih.

"Bawang putih stoknya kini  masih di Jakarta, kita masih menunggu kedatangan," imbuhnya.

Sementara itu Bulog kini Sedang melakukan pendataan di sub Divre yang ada untuk mengetahui berapa kebutuhan sehingga terukur dan dapat dipenuhi.

Sekedar informasi kini harga bawang putih di Pekanbaru melonjak dari sebelumnya Rp28.000/kg 50.000/kg.