Wabup Siak Imbau Sejumlah Dinas Persiapkan "Pasar Beduk"

Siak (Antarariau.com) - Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan beserta Unit Pelaksana Teknis Dinas dan camat diminta untuk mempersiapkan "pasar beduk" buat pedagang kecil kecamatan dan kampung-kampung.

"Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Dinas Kebersihan Pasar dan Pertamanan /UPTD/Camat, agar menyiapkan lokasi pasar beduk bagi pedagang kecil di kecamatan dan kampung," kata Wakil Bupati Siak Alfedri, Kamis.

Tentu diharapkan pasar beduk memberi peluang pada pedagang dalam menjalankan aktivitasnya, dan menjajakan makanan dan minuman buka puasa yang aman dan bebas dari zat berbahaya.

"Dalam hal ini juga perlu diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu lalu lintas," imbau Wabup.

Dia juga meminta camat untuk sesegera mungkin lakukan penertiban terhadap tempat/lokasi yang berpotensi terjadinya Penyakit Masyarakat (Pekat). Dan selama bulan Ramadhan, tempat-tempat seperti warung remang-remang di pinggir jalan lintas Minas-Kandis dan Minas-Perawang serta lokalisasi lainnya ditutup.

Pada kesempatan itu ia juga meminta pemerintah daerah, dalam hal ini dinas terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah untuk mengantisipasi dan menyikapi stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan.

"Permasalahan harga jelang puasa sudah alami terjadi. Terjadi fluktuasi harga kebutuhan pokok di masyarakat, akibat meningkatnya permintaan, namun ketersediaannya terbatas atau tidak mencukupi. Untuk itu perlu langkah antisipasi," katanya lagi.

Katanya, dalam Rakor yang dihadiri oleh seluruh bupati/walikota Provinsi Riau yang dipimpin langsung Dirjend┬┐ Perdagangan Luar Negeri di Pekanbaru, telah ditetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk barang kebutuhan pokok.

Seperti gula pada harga Rp12.000 per kilogram (kg), daging beku/frozen meat Rp80.000/kg, dan minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000/liter. Yang berlaku mulai tanggal 10 April hingga 10 September 2017.


loading...